Sebelumnya
“Di international arrival hall juga dibuat sejumlah titik holding bay bagi penumpang untuk melakukan registrasi dan menunggu verifikasi dokumen kesehatan,” terangnya.
Bandara Soetta saat ini tengah menyiapkan laboratorium tes berstandar Bio Safety Lab Level 2 (BSL 2) untuk pelaksanaan tes PCR yang lebih masif.
Baca juga : Bandara Soetta Tawarkan Hasil PCR Cuma Sejam
Melalui BSL 2, kapasitas dalam melakukan tes akan semakin banyak. Hasil tes dapat diketahui lebih cepat, sehingga protokol kesehatan terjaga dan penumpang tidak terlalu lama menunggu di bandara.
Keberadaan testing lab facilities berstandar BSL 2 ini sekaligus memperkuat penerapan Biosafety Management di Bandara Soetta.
Baca juga : AS Dan UNICEF Dukung Indonesia Tangani Dampak Corona Bagi Anak-anak
“Di Indonesia, Bandara Soetta yang pertama menerapkan Biosafety Management guna mewujudkan safe, healthy and hygiene airport di tengah pandemi,” tambah President Director of AP II Muhammad Awaluddin.
Sekadar informasi, tes pemeriksaan di Bandara Soetta merupakan tes yang kedua dilakukan oleh penumpang dari luar negeri.
Baca juga : Pasar Modal Indonesia Gelar Vaksinasi Di Manggarai Barat
Tes PCR pertama dilakukan saat di negara keberangkatan dengan sampel maksimal 3x24 jam sebelum keberangkatan. Penumpang juga nantinya menjalani tes PCR ketiga pada hari ke-4 karantina. [JAR]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.