BREAKING NEWS
 

IHWG FKUI Serukan Pentingnya Menjaga Kecukupan Hidrasi di Masa Pandemi

Reporter & Editor :
TEAM ADV
Sabtu, 18 Desember 2021 06:04 WIB

RM.id  Rakyat Merdeka - Indonesian Hydration Working Group – Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (IHWG – FKUI) bekerjasama dengan Program Studi Magister Kesehatan Kerja Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (Prodi MKK- FKUI) dan mendapatkan dukungan pendanaan hibah dari Direktorat Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Universitas Indonesia (DPPM UI) menggelar webinar “Edukasi Hidrasi Sehat Bagi Pekerja Aktif”.

Salah satu pembicara webinar, Ahli Ilmu Kedokteran Kerja FKUI, dr. Ade Mutiara, MKK, SpOK, menekankan bahwa air merupakan zat gizi dengan kontribusi terbesar adalah tubuh. Sebanyak dua per tiga tubuh kita terdiri dari air yang fungsinya tidak bisa digantikan oleh zat gizi lain. Karena tubuh tidak bisa memproduksi air, kebutuhan air harus terpenuhi melalui konsumsi cairan dengan jumlah yang cukup agar tubuh dapat berfungsi secara optimal. Pekerja untuk menjalankan aktivitas pekerjaannya memerlukan asupan cairan dengan jumlah yang cukup. Jumlah kebutuhan cairan sebaiknya disesuaikan dengan aktivitas pekerjaan dan juga kondisi lingkungan kerja pekerja tersebut.

Baca juga : Bamsoet Ingatkan Pentingnya Penegakan Kode Etik Bagi Penyelenggara Pemilu

Sementara itu, pada kesempatan yang sama Ahli Ilmu Kedokteran Komunitas FKUI yang juga merupakan tim IHWG FKUI, dr. Dewi Friska, MKK mengatakan “Hasil penelitian yang dilakukan oleh IHWG untuk mengetahui asupan cairan pekerja aktif di masa pandemi pada 246 pekerja menunjukkan bahwa rata-rata minum para pekerja adalah sebanyak 1882 mL per hari. Jumlah ini masih di bawah rekomendasi Kementerian Kesehatan bagi laki-laki dewasa. Sebanyak 53,7% pekerja belum mengonsumsi air dalam jumlah yang cukup. Walaupun, sebanyak 89,8% dan 98,4% pekerja menyatakan bahwa telah tersedia air minum yang terjangkau di kantor maupun di rumah, namun tetap terdapat 19,1% pekerja yang tidak terbiasa menyiapkan air minum di meja kerja selama bekerja di kantor.”

Adsense

“Tubuh yang tidak terhidrasi dengan baik dapat menyebabkan penurunan fungsi, baik dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Dalam jangka pendek, kekurangan air sebanyak 2% saja dapat menurunkan kemampuan kognitif, konsentrasi, performa, dan memori. Dengan mengonsumsi air dalam jumlah cukup, mood juga terjaga dengan baik, sehingga diharapkan dapat mendukung kualitas kerja para pekerja.”demikian disampaikan moderator Dr. dr. Aria Kekalih.

Baca juga : PJJ UISSI Jadi Jawaban Tingginya Angka Guru Madrasah Yang Belum S1

Nutrition & Science Director Danone-AQUA, dr. Tria Rosemiarti, menjelaskan Untuk memenuhi kebutuhannya, orang dewasa perlu minum 7 gelas air untuk perempuan dan 8 gelas air untuk laki-laki. Hal ini didasari oleh rekomendasi Kementerian Kesehatan tahun 2019 dalam pedoman Angka Kecukupan Gizi yang menyebutkan bahwa laki-laki membutuhkan 2500 mL air per hari dan perempuan membutuhkan 2350 mL air per hari. Jumlah ini tentu lebih banyak bagi pekerja yang memerlukan aktivitas tinggi atau bekerja di lingkungan yang panas.

"Selain kuantitas air minum, penting juga memperhatikan kualitas air yang di konsumsi. Air minum yang baik tentunya memiliki kriteria tidak berwarna, tidak berbau, tidak berasa dan tidak mengandung zat-zat berbahaya. Hal yang perlu diingat juga kita harus memastikan sumber air nya berkualitas dan terlindungi dan telah sesuai dengan standar serta regulasi yang telah ditetapkan oleh BPOM dan pemerintah”. Tuturnya.

Baca juga : Pasca Pandemi, CFO Berperan Penting Dalam Keberlanjutan Perusahaan

Ketua IHWG FKUI, Dr. dr. Diana Sunardi, MGizi, SpGK, menyampaikan FKUI menyelenggarakan kegiatan sosialisasi Hidrasi Sehat Pada pekerja Aktif yang merupakan bagian dari Kegiatan Pengabdian Masyarakat “Hidrasi Sehat di Masa Pandemi pada Pekerja dan Tenaga Kesehatan melalui Program PAK RAMA”.

"Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi salah satu sarana untuk membagikan fakta dan informasi terbaru mengenai hidrasi dan kesehatan kepada para pekerja dan masyarakat secara luas yang semakin relevan pada kondisi pandemi seperti saat ini, melalui program “PAK RAMA” yaitu Pekerja Aktif Rajin Minum Air, tutup Dr Diana. [ARM]

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense