RM.id Rakyat Merdeka - Dalam keseharian, daging kerap dinilai dari warna dan kesegarannya. Padahal, mutu dan keamanan pangan lebih banyak ditentukan oleh proses penanganannya.
Kebersihan peralatan, ketepatan teknik pemotongan, serta pengelolaan penyimpanan menjadi rangkaian penting yang kerap luput dari perhatian.
Kesadaran terhadap proses inilah yang kemudian mendorong Lamitra, toko daging sapi di bawah naungan PT Harmoni Mitra Inovindo, membuka ruang edukasi melalui Butcher Training Class di Honeyland, Sentul, Bogor.
Kegiatan ini diikuti karyawan internal serta pelanggan setia Lamitra. Dalam sesi awal praktik, Chef memperlihatkan langsung bahan daging yang digunakan sebelum proses pemotongan dimulai.
Pendekatan ini memberi gambaran bahwa pemilihan dan penanganan bahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari standar kerja seorang butcher.
Baca juga : Hijrah Ke Ajax, Kiper Timnas Maarten Paes Dikontrak Sampai 2029
“Pisau, tray, dan area dapur harus dipastikan dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Kebersihan adalah langkah pertama untuk mencegah kontaminasi,” ujar Chef Alfian dalam keterangannya, Jumat (6/2/2026).
Menjelang sesi pemotongan, Chef Alfian dari Alana Hotel Bogor mengingatkan bahwa kebersihan merupakan fondasi utama dalam setiap proses pengolahan daging sapi.
Dalam kesempatan yang sama, Chef Ugi juga menyinggung bahan praktik yang digunakan selama pelatihan.
“Daging yang digunakan dalam pelatihan ini sudah sesuai standar dan kualitasnya baik untuk praktik. Bahan yang tepat akan sangat membantu peserta memahami teknik pemotongan dan penanganan daging sapi dengan benar,” kata Chef Ugi.
Dalam sesi awal praktik, Chef memperlihatkan langsung bahan daging sapi yang digunakan sebelum proses pemotongan dimulai.
Pendekatan ini memberi gambaran bahwa pemilihan dan penanganan bahan menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari standar kerja seorang butcher.
“Pisau, tray, dan area dapur harus dipastikan dalam kondisi bersih sebelum digunakan. Kebersihan adalah langkah pertama untuk mencegah kontaminasi,” ujar Chef Ugi.
Baca juga : Jadi Asisten Pelatih Fisik Timnas, Ini Prestasi Cesar Meylan
Menjelang sesi pemotongan, Chef Alfian mengingatkan bahwa kebersihan merupakan fondasi utama dalam setiap proses pengolahan daging.
Dalam kesempatan yang sama, Chef Ugi juga menyinggung bahan praktik yang digunakan selama pelatihan.
Peserta tidak hanya diajak memahami cara memotong daging, tetapi juga diperkenalkan pada prinsip dasar keamanan pangan yang menyertai setiap tahapan pengolahan.
Dalam sesi praktik, peserta mempelajari pentingnya higiene dan sanitasi, penggunaan serta perawatan peralatan, hingga teknik membaca arah serat daging yang memengaruhi kualitas hasil potongan.
Materi tersebut dilengkapi dengan praktik trimming dan portioning, pengolahan beragam potongan daging, serta pengenalan sistem penyimpanan, pelabelan, dan pengemasan.
Seluruh rangkaian praktik dilakukan dengan perlengkapan kerja yang sama, mulai dari apron, penutup kepala, sarung tangan, hingga masker.
Pendekatan ini diterapkan untuk memastikan standar kebersihan yang setara sekaligus menciptakan suasana belajar yang terbuka antara penyelenggara dan peserta.
Baca juga : Muncul Protes, Internal Golkar Banyuwangi Rame
Melalui Butcher Training Class, Lamitra berupaya menghadirkan ruang pembelajaran yang membuka proses penanganan daging secara lebih transparan.
CEO Lamitra, Maheswara Aulia Khrisna menyampaikan, bahwa Butcher Training Class dirancang sebagai ruang belajar bersama.
Maheswara berharap pelatihan ini dapat menjadi ruang edukasi berkelanjutan, tidak hanya untuk meningkatkan keterampilan teknis, tetapi juga untuk menumbuhkan kesadaran bahwa kualitas dan keamanan pangan berangkat dari proses yang bertanggung jawab.
"Kegiatan berfokus pada hal-hal mendasar dalam penanganan daging, mulai dari kebersihan dan kesiapan alat kerja hingga kebiasaan di meja potong yang kerap dianggap sepele, namun berpengaruh terhadap kualitas daging," ujar Maheswara.
Ia menambahkan, dari proses tersebut, peserta mulai memahami bahwa penanganan daging tidak berdiri pada satu tahap, melainkan rangkaian proses yang saling berkaitan.
Pelatihan ini tidak hanya dimaknai sebagai peningkatan keterampilan teknis, tetapi juga sebagai sarana membangun pemahaman bersama mengenai pentingnya keamanan pangan dan tanggung jawab dalam pengolahan daging.
"Ke depan, Lamitra berencana menjadikan program pelatihan serupa sebagai agenda berkelanjutan dan memperkuat keprrcayaan konsumen melalui pendekatan edukatif," pungkas Maheswara
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.