Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
President Club Gelar Forum Bisnis Dukung Strategi Pertumbuhan Ekonomi
Sabtu, 1 November 2025 17:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - President Club, komunitas beranggotakan pengusaha, akademisi, dan pejabat pemerintah, kembali menggelar forum bisnis dengan tema “Global Shifts, Local Strategies: Bulgaria Meets Indonesia.”
Acara ini menyoroti pertumbuhan ekonomi serta strategi menghadapi perubahan dunia yang dinamis. Forum yang digelar di President Lounge,
Menara Batavia ini menghadirkan Nikolay Pavlov, Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) Bulgaria, didampingi Tanya Dimitrova, Ph.D., Duta Besar Republik Bulgaria untuk Indonesia, serta Daniel Dobrev, Kepala Kantor Perdagangan dan Ekonomi Kedutaan Besar Bulgaria.
Acara ini dihadiri lebih dari 100 peserta, terdiri dari mahasiswa, pengusaha, akademisi, dan pejabat pemerintahan.
Baca juga : Shopee Barokah Dukung Pemberdayaan Ekonomi Pesantren
Dalam paparannya, Pavlov mengatatakan, bahwa Bulgaria merupakan salah satu negara di kawasan Eropa Tenggara dengan jarak sekitar 10.000 kilometer dari Jakarta, Indonesia.
Parlov menekankan bahwa ekonomi Bulgaria tumbuh stabil berkat fondasi kuat berupa iklim investasi yang kondusif, kerja sama internasional yang saling menguntungkan, pengembangan sumber daya manusia, serta penerapan transformasi digital di berbagai sektor.
“Kami terbuka untuk menjalin kerja sama dengan berbagai negara, termasuk Indonesia, baik dalam bidang perdagangan maupun investasi,” ujar Pavlov, dalam keterangannya, Sabtu (1/11/2025).
Ia menambahkan, Bulgaria melihat Indonesia sebagai mitra potensial di kawasan Asia Tenggara, mengingat ukuran ekonomi Indonesia yang besar, keberagaman industrinya, dan populasi muda yang dinamis.
Baca juga : Setelah Golkar Dan NasDem, PSI Dukung Soeharto Jadi Pahlawan Nasional
Pavlov juga menilai dua sektor yang dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan, yakni pariwisata dan pendidikan.
Dalam bidang pariwisata, kerja sama dapat diperkuat melalui kemudahan perjalanan antarwarga guna meningkatkan arus wisatawan. Sementara di sektor pendidikan, Bulgaria membuka peluang untuk program pertukaran pelajar.
Menanggapi hal tersebut, Prof. Budi Susilo Soepandji, Ketua Yayasan Pendidikan Universitas Presiden, antusias dengan potensi kerja sama tersebut.
Menurut Budi, peluang kolaborasi di bidang pendidikan sangat terbuka, terutama bagi President University.
Baca juga : Pengamat: Dana Kas Daerah Mengendap, Pertumbuhan Ekonomi Bisa Terhambat
“President University telah lama menjalankan program pertukaran pelajar dan menjadi rumah bagi mahasiswa asing dari berbagai negara,” ujarnya.
President University menjadi perguruan tinggi dengan jumlah mahasiswa asing terbanyak di Indonesia. Diskusi interaktif pun berlangsung hangat, terutama saat sesi tanya jawab yang menyoroti peluang kerja sama konkret di bidang ekonomi, teknologi, dan pendidikan.
Prof. Chandra Setiawan, Executive Director President Club, menambahkan bahwa forum ini diharapkan menjadi jembatan untuk memperluas wawasan peserta terkait kondisi ekonomi Bulgaria dan strategi pertumbuhan yang diterapkan.
“Melalui forum ini, kami berharap peserta dapat lebih mengenal Bulgaria, memahami prioritas ekonomi dan menemukan peluang kolaborasi yang dapat dikembangkan bersama,” pungkas Chandra.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya