RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD memimpin acara pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sekretaris Kemenko (Sesmenko) Polhukam, Mayjen TNI Mulyo Aji.
Mayjen TNI Mulyo Aji menggantikan Sesmenko Polhukam sebelumnya, Letjen TNI Tri Soewandono yang telah memasuki masa purnatugas. Acara pelantikan dan pengambilan sumpah berlangsung di Ruang Parikesit, Kantor Kemenko Polhukam, Rabu (12/1).
Dalam kesempatan tersebut, Mahfud MD yakin dengan bekal pendidikan, pengalaman, dan pemahaman di berbagai bidang penugasan, Mayjen TNI Mulyo Aji akan mampu menjalankan tugas sebagai Sesmenko Polhukam dengan sebaik-baiknya.
"Atas nama pemerintah serta atas nama pribadi dan keluarga, saya menyampaikan ucapan selamat Kepada Mayjen TNI Mulyo Aji dan Ibu atas kepercayaan sekaligus amanah ini," kata Mahfud MD.
Baca juga : Sekjen Kemenkumham: Awali Tahun 2022 Dengan Semangat
Mahfud juga turut berterima kasih kepada Tri Soewandono atas dedidkasinya selama bertugas. Dia juga berharap, di masa purna tugasnya Tri Soewandono bisa tetap melanjutkan pengabdian kepada bangsa dan negara meski di wilayah pengabdian yang berbeda.
"Kepada Letnan Jenderal TNI Tri Soewandono beserta Ibu, saya mengucapkan terima kasih atas segala pengabdian, dedikasi, dan loyalitas yang telah diberikan selama mengemban tugas sebagai Sesmenko Polhukam," tutur Mahfud.
Pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan Sesmenko Polhukam ini merupakan tindak lanjut dari Keputusan Presiden RI Nomor 3/TPA Tahun 2022 Tanggal 3 Januari 2022 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Dari dan Dalam Jabatan Pimpinan Tinggi Madya di Lingkungan Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan.
Mahfud menjelaskan tantangan berat yang dihadapi dari tahun ke tahun. Meski berat, sejumlah keberhasilan telah dicapai, misalnya pemerintah berhasil menyelamatkan aset-aset negara.
Baca juga : Mahfud MD Ingatkan Ancaman Siber Dan Radikalisme
"Melalui Satgas BLBI dan upaya penanganan korupsi lainnya. Di bidang hukum, keamanan dan ketertiban, tahun 2021 lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya," lanjut Menko Polhukam.
Semua pencapaian tersebut, sambung Mahfud, memberikan tantangan baru untuk menjadikan tahun 2022 jauh lebih baik lagi. "Di bidang politik dan demokrasi, saya yakin di tahun ini kondisi politik tetap stabil, kondusif dan terkendali," sebutnya.
Mahfud juga menjelaskan, pemerintah juga akan terus mencermati keputusan Mahkamah Konstitusi terkait Undang-Undang Cipta Kerja. Dia menjelaskan, pemerintah bersama unsur masyarakat akan menyempurnakan Undang-Undang Cipta Kerja tersebut.
Mahfud menambahkan, isu-isu terkait Papua juga menjadi tantangan lain yang tengah dihadapi pemerintah. Pemerintah, kata Mahfud MD, tetap fokus memanfaatkan seluruh sumber daya yang dimiliki, baik personel, aparat, maupun keuangan, untuk secara kolaboratif dan komprehensif membangun kesejahteraan masyarakat Papua.
Baca juga : Belum Ada Omicron Di Jateng, Ganjar Ingatkan Masyarakat Tetap Waspada
"Agenda penting lainnya yang akan kita hadapi dan perlu mendapatkan perhatian adalah pesta Demokrasi. Pelaksanaan Pilkada dan Pemilu (Pilpres dan Pileg) serentak pada tahun 2024. Sesuai yang diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 perlu dipersiapkan yang baik dan berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga terkait," pungkas Mahfud MD. [FAQ]
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.