Sebelumnya
Mahfud berharap, masyarakat dapat memaklumi tugas BNPT dan Densus 88 sebagai pemberantas terorisme.
Menurutnya, terkadang masyarakat salah paham dengan penangkapan teroris.
“Terkadang masyarakat itu ambigu, kalau kita nangkepi orang, dibilang diskriminasi, dibilang antidemokrasi. Padahal sebelum ditangkap itu datanya sudah lengkap, data keterlibatannya, kan semua terbukti di pengadilan,” beber Mahfud.
Baca juga : Perppu Ciptaker Jadi Solusi Agar Tidak Ada Penyalahgunaan Kekuasaan
Menurutnya, tugas BNPT sangat berat menangkap pelaku terorisme. Sebab, terorisme yang tidak bisa teratasi akan berpengaruh kepada seluruh komponen pemerintahan.
“Kalau kita terlambat ada bom dibilang, ‘kok Pemerintah terlambat dan kecolongan’. Kalau cepat dibilang terlalu cepat, kalau lambat disalahkan,” sesal Mahfud lagi.
Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyatakan, pihaknya masih mengandalkan lima vaksin ampuh untuk mencegah dan melawan terorisme dan radikalisme.
Baca juga : Mardiono: Keterisian Caleg Dapil Jabar Penuh Jelang Pemilu 2024
Boy yakin, lima vaksin kebangsaan yang digagas lembaga tersebut mampu mereduksi ancaman penyebaran intoleransi, radikalisme dan terorisme.
“Lima vaksin ini kami istilahkan, penyebarluasan virus yang disebarkan oleh mereka yang mengusung ideologi terorisme,” kata Boy.
Dia menjelaskan, lima vaksin kebangsaan tersebut adalah transformasi wawasan kebangsaan, revitalisasi nilai-nilai Pancasila, moderasi beragama, pelestarian akar budaya bangsa, dan terakhir transformasi pembangunan kesejahteraan.
Baca juga : Kepala BIN: Pemerintah Daerah Harus Siap Lewati Tahun 2023 Yang Gelap
Implementasi dari lima vaksin kebangsaan tersebut tidak bisa hanya dilakukan BNPT semata. Sebab, dalam melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme dibutuhkan kerja sama semua pihak. ■
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.