Dark/Light Mode

BNPT Cegah Aksi Teror

Siap-siap Piala Dunia U20 Dan Gelaran Pemilu 2024

Selasa, 31 Januari 2023 07:50 WIB
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) bersama Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat workshop Peningkatan Kapasitas Reformasi Birokrasi dan Penandatanganan Pakta lntegritas dan Perjanjian Kinerja BNPT di Jakarta, Senin (30/1/2023). (Foto: Humas BNPT)
Menko Polhukam Mahfud MD (kanan) bersama Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar saat workshop Peningkatan Kapasitas Reformasi Birokrasi dan Penandatanganan Pakta lntegritas dan Perjanjian Kinerja BNPT di Jakarta, Senin (30/1/2023). (Foto: Humas BNPT)

 Sebelumnya 
Mahfud berharap, masyarakat dapat memaklumi tugas BNPT dan Densus 88 sebagai pemberantas terorisme.

Menurutnya, terkadang ma­syarakat salah paham dengan penangkapan teroris.

“Terkadang masyarakat itu ambigu, kalau kita nangkepi orang, dibilang diskriminasi, dibilang antidemokrasi. Padahal sebelum ditang­kap itu datanya sudah lengkap, data keterlibatannya, kan semua terbukti di pengadilan,” beber Mahfud.

Baca juga : Perppu Ciptaker Jadi Solusi Agar Tidak Ada Penyalahgunaan Kekuasaan

Menurutnya, tugas BNPT sangat berat menangkap pelaku terorisme. Sebab, terorisme yang tidak bisa teratasi akan berpengaruh kepada seluruh komponen pemerintahan.

“Kalau kita terlambat ada bom dibilang, ‘kok Pemerintah terlambat dan kecolongan’. Ka­lau cepat dibilang terlalu cepat, kalau lambat disalahkan,” sesal Mahfud lagi.

Kepala BNPT Komjen Boy Rafli Amar menyatakan, pi­haknya masih mengandalkan lima vaksin ampuh untuk mence­gah dan melawan terorisme dan radikalisme.

Baca juga : Mardiono: Keterisian Caleg Dapil Jabar Penuh Jelang Pemilu 2024

Boy yakin, lima vaksin ke­bangsaan yang digagas lem­baga tersebut mampu mereduksi ancaman penyebaran intoleransi, radikalisme dan terorisme.

“Lima vaksin ini kami istilah­kan, penyebarluasan virus yang disebarkan oleh mereka yang mengusung ideologi terorisme,” kata Boy.

Dia menjelaskan, lima vaksin kebangsaan tersebut adalah transformasi wawasan kebangsaan, revitalisasi nilai-nilai Pancasila, moderasi beragama, pelestarian akar budaya bangsa, dan terakhir transformasi pem­bangunan kesejahteraan.

Baca juga : Kepala BIN: Pemerintah Daerah Harus Siap Lewati Tahun 2023 Yang Gelap

Implementasi dari lima vak­sin kebangsaan tersebut tidak bisa hanya dilakukan BNPT semata. Sebab, dalam melawan intoleransi, radikalisme dan terorisme dibutuhkan kerja sama semua pihak. ■

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.