BREAKING NEWS
 

Tegaskan Jokowi Tak Anti Kritik, KSP Persilakan Bima Yudho Kritik Pembangunan Di Lampung

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Sabtu, 15 April 2023 21:21 WIB
Tenaga Ahli Utama Kantor Staf Presiden, Joanes Joko. (Foto: KSP)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kantor Staf Presiden (KSP) menegaskan komitmen pemerintah Presiden Joko Widodo - Wakil Presiden Ma’ruf Amin terhadap kebebasan berekspresi dan berpendapat, termasuk memberikan kritik terhadap proses pembangunan negara.

“Kritik itu adalah suatu yang sah dan dilindungi oleh Undang-undang di negara demokrasi, sejauh itu tidak menjadi fitnah dan menyebarkan ujaran kebencian. Jadi, yang namanya kritik dan masukan itu jangan dihindari. Presiden Jokowi dan KSP memiliki posisi tegas bahwa kritik perlu diapresiasi,” kata Tenaga Ahli Utama KSP Joanes Joko di Jakarta, Sabtu (15/4).

Pria yang akrab disapa Joko ini juga menegaskan, pemerintahan Presiden Jokowi selalu fokus bekerja menyaring masukan untuk dijadikan sebagai vitamin yang mendukung upaya perbaikan pelayanan publik oleh pemerintah.

Baca juga : Jokowi Teken Keppres Perubahan Cuti Bersama, ASN Libur Lebaran Mulai 19 April 2023

Seruan untuk tidak anti kritik ini disampaikan untuk menanggapi isu dugaan intimidasi oleh pemerintah daerah dan aparat penegak hukum kepada Bima Yudho, salah satu anak muda yang memberikan kritik atas proses pembangunan di tanah kelahirannya- Provinsi Lampung.

Adsense

Joanes Joko menambahkan ke depan KSP akan terus bekerja sama dengan aparat penegak hukum dalam menanggapi kritik dan masukan dari masyarakat, sehingga kasus serupa tidak terulang.

“Kepada Bima Yudho, jangan pernah lelah mencintai kampung halaman. Jangan pernah lelah mencintai Indonesia. Tetaplah memberikan masukan dan kritik. Selama kritik yang diberikan itu benar, jangan pernah takut. KSP, dalam koridor-koridor yang sewajarnya, akan terus mendukung,” pungkas Joko.

Baca juga : Srikandi Ganjar Banten Latih Perempuan Milenial Membuat Hidangan Khas Lebaran

Menurutnya, orang tidak akan memberikan kritik kalau dia tidak memperhatikan. “Ia memperhatikan karena ada kepedulian, maka ini perlu diapresiasi. Sudah sepatutnya pemerintah daerah dan pemerintah pusat menangkap masukan ini,” imbuhnya.

Sementara itu, KSP yang dikomandoi oleh Kepala Staf Kepresidenan Dr. Moeldoko terus menjalankan komitmen tidak anti kritik pemerintah Presiden Jokowi, salah satunya melalui program KSP Mendengar.

Melalui program KSP Mendengar, Kantor Staf Presiden bukan hanya menerima masukan dan kritik, melainkan juga mendatangi masukan dan kritik tersebut dari berbagai elemen masyarakat di daerah-daerah. “Karena kritik tersebut dibutuhkan demi kebaikan bersama,” tutup Joko.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense