BREAKING NEWS
 

Paparkan Capaian Kerja 10 Tahun Di Festival LIKE 2

Menteri LHK Ingatkan Keberlanjutan Lingkungan

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Sabtu, 10 Agustus 2024 07:35 WIB
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya, memberikan sambutan sebelum penyerahan Surat Keputusan Hutan Sosial dan Tanah Obyek Reforma Agraria (SK TORA) dan Peninjauan Expo Festival LIKE 2 di Jakarta Convention Center (JCC), Jakarta, Jumat (9/8/2024). (Foto: Dwi Pambudo/RM)

 Sebelumnya 
ProKlim, menjadi bagian ti­dak terpisahkan dari aksi iklim nasional yang sudah tercantum dalam dokumen iklim Nationally Determined Contribution (NDC) milik Indonesia.

Sejak diluncurkan 13 tahun lalu, tepatnya pada Oktober 2011, ProKlim sudah mencapai 10.113 lokasi. Jumlah itu me­ningkat drastis dari sekitar 4.000 lokasi pada 2015. Sementara tahun ini, ditargetkan 20 ribu lokasi bisa dicapai.

Untuk mencapai target terse­but, Siti meminta konsolidasi dari semua jajaran KLHK untuk melihat potensi menambahkan komunitas dan lokasi dari pro­gram-program terkait adaptasi dan mitigasi perubahan iklim di bawah masing-masing Direk­torat Jenderal.

Dia memberikan contoh po­tensi penambahan komunitas dan lokasi seperti Sekolah Adi­wiyata, Perhutanan Sosial, Ke­mitraan Konservasi, Masyarakat Peduli Gambut dan Masyarakat Peduli Api.

Baca juga : Airlangga Jamin, Tak Ada Munaslub Golkar

“Total kira-kira bisa 42 ribu, bukan lagi 20 ribu. Tapi mari kita konsolidasikan, mari kita bekerja keras untuk itu,” te­gasnya.

Siti mengingatkan, perubahan iklim di Indonesia telah memberi dampak pada sektor prioritas, yaitu pangan, air, kesehatan, energi dan juga ekosistem.

Dampak pada sektor-sek­tor prioritas tersebut, meliputi menurunnya produktivitas pangan, berkurangnya pasokan air, meningkatnya vektor dan penurunan penyakit sensitif iklim. “Seperti demam berdarah, diare dan ISPA,” papar Siti.

Dampak lain, terganggunya supply energi, rusaknya eko­sistem darat dan laut, serta tingginya bencana hidrometeo­rologis, seperti banjir, longsor, angin kencang dan kebakaran hutan

Baca juga : Daya Beli Mulai Turun, Pilih Harga Terjangkau

“Kita mengetahui kondisi itu nyata kerugian. Kerusakan yang terjadi pada bidang prioritas memberikan pengaruh pada sulitnya pemenuhan kebutuhan dasar manusia,” ungkapnya.

Untuk mengatasi hal terse­but, Siti meminta semua pi­hak terlibat meminimalisasi dampak perubahan iklim, serta memberikan kontribusi untuk mengurangi emisi Gas Rumah Kaca (GRK) sebagai penyebab terjadinya perubahan iklim.

“Kita bergandengan tangan dan bekerja sama dengan negara-negara sahabat untuk bersama-sama menghadapi dampak dan ancaman perubahan iklim yang makin nyata,” ajaknya.

Siti berharap, festival ini dapat menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk terus berkontribusi dalam upaya pelestarian ling­kungan dan pencapaian target iklim yang lebih ambisius.

Baca juga : Rena Da Frina Makin Melejit

“Dengan semangat gotong royong, kita bisa mewujudkan Indonesia yang lebih hijau dan berkelanjutan,” kata Siti, disambut tepuk tangan meriah. JAR/BCG

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Sabtu, 10 Agustus 2024 dengan judul Paparkan Capaian Kerja 10 Tahun Di Festival LIKE 2, Menteri LHK Ingatkan Keberlanjutan Lingkungan

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense