RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menekankan, pentingnya sinergi yang kuat antara akademisi dan politisi dalam merumuskan kebijakan publik. Menurut AHY, kebijakan yang baik harus rasional dan berbasis data, yang hanya bisa terwujud jika politisi bekerja sama erat dengan kalangan akademisi.
"Dunia politik dan akademik harus berjalan seiring. Jika politisi jauh dari akademisi, kebijakan yang dihasilkan cenderung kurang rasional dan tidak berbasis data," tegas AHY setelah menyelesaikan ujian tertutup doktoralnya di Sekolah Pascasarjana Universitas Airlangga, Surabaya, Jawa Timur, beberapa waktu lalu.
Baca juga : Kinerja Pembiayaan UKM Positif, CIMB Niaga Raih Penghargaan Internasional
AHY menegaskan, politisi harus aktif terlibat dalam dunia akademik agar kebijakan yang mereka buat tidak hanya berdasarkan asumsi politik, tetapi juga didukung oleh data dan sains. Kolaborasi ini dinilai penting untuk memastikan bahwa kebijakan yang dihasilkan efektif dan memiliki dampak nyata bagi masyarakat.
Kementerian ATR/BPN yang dipimpin oleh AHY juga telah menggandeng sejumlah kampus ternama dalam berbagai programnya, termasuk program percepatan Reforma Agraria, yang melibatkan banyak pihak akademisi dalam penyusunannya. AHY percaya bahwa peran akademisi sangat penting dalam membantu merumuskan kebijakan yang tepat sasaran.
Baca juga : Ronaldo Akui Lionel Messi Pemain Pemain Terbaik Dunia
Lebih lanjut, AHY mengatakan, keterlibatan akademisi sangat penting dalam mengimplementasikan ide-ide mereka ke dalam kebijakan yang relevan dan realistis. "Akademisi harus mampu mengubah ide-ide menjadi kebijakan yang relevan dan dapat diimplementasikan di pemerintahan," ungkap AHY.
Dalam ujian doktoralnya, AHY mengupas topik mengenai kepemimpinan transformasional dan orkestrasi sumber daya manusia (SDM) untuk mencapai visi Indonesia Emas 2045. Ujian yang berlangsung selama tiga jam tersebut berhasil diselesaikan AHY dengan hasil memuaskan, memperoleh nilai A.
Baca juga : Pengoperasian PLTU Batubara, Pemerintah Komit Kebijakan Net Zero Emission
Kolaborasi antara akademisi dan politisi, menurut AHY, adalah langkah penting dalam menciptakan kebijakan yang berbasis data dan relevan dengan kondisi masyarakat, demi Indonesia yang lebih siap menghadapi tantangan global di masa depan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.