BREAKING NEWS
 

10 Tahun Program Perlindungan Sosial

Beban Rakyat Diringankan, Angka Kemiskinan Turun

Reporter : BAMBANG TRISMAWAN
Editor : FIRSTY HESTYARINI
Selasa, 17 September 2024 08:20 WIB
Warga mendaftarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK), untuk kepesertaan Program Jaminan Kesehatan Nasional. (Foto: Kharizal Anwar/RM)

 Sebelumnya 
Tentu saja, program perlinsos bukan hanya untuk bidang kesehatan. Merujuk kepada pernyataan Pemerintah, ada tiga jenis perlindungan sosial. Yaitu, Bantuan Sosial Reguler, Program Perlinsos Kondisi Tertentu, dan Program Perlinsos Lainnya.

Program Bantuan Sosial Reguler terdiri dari Program Keluarga Harapan (PKH), Kartu Sembako, Program Indonesia Pintar, Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, dan Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN).

Kemudian, Program Perlinsos Pada Kondisi Tertentu mencakup berbagai bantuan yang dikeluarkan ketika terjadi Pandemi Covid-19 seperti bansos paket sembako saat PPKM hingga bantuan subsidi gaji atau upah bagi pekerja dan buruh dalam masa Covid-19. Selain itu juga bantuan sosial untuk masyarakat ketika terjadi kenaikan harga komoditas global, seperti kenaikan harga minyak di tahun 2022. Ketika terjadi risiko global di tahun 2023 dan 2024, bentuknya Bantuan Langsung Tunai (BLT) El Nino dan Bantuan Pangan.

Baca juga : Pilgub DKI Bisa Satu Putaran

Program Perlinsos lainnya terdiri dari Bantuan Langsung Tunai (BLT) Dana Desa, Pembiayaan Ultra Mikro (Umi), Subsidi Energi dan Non Energi, dan Iuran Jaminan Kehilangan Pekerjaan.

Perlinsos adalah amanat dari konstitusi, Pasal 34 UUD 45 dan sejumlah aturan lainnya. Di masa krisis, program ini ditujukan untuk menjaga daya beli masyarakat, terutama yang miskin dan rentan.

Besaran anggaran untuk Perlindungan Sosial mengalami fluktuasi, setiap tahunnya. Sejalan dengan tantangan perekonomian Indonesia. Pada tahun 2020, besaran Perlinsos yang terealisasi mencapai Rp 443,4 triliun. Sedangkan tahun 2024, mengutip pidato Presiden Joko Widodo tentang APBN, disampaikan anggaran tahun 2024 untuk perlindungan sosial sebesar Rp 493,5 Triliun.

Baca juga : Yang Mau Jalan-jalan Ke IKN, Silakan Datang

Perlinsos juga ditujukan untuk menekan angka kemiskinan. Dan melihat dampaknya, terlihat ada penurunan. Berbagai kebijakan strategis, termasuk Program Perlinsos menopang resiliensi ekonomi nasional.

Per Maret 2024, tingkat kemiskinan melanjutkan tren menurun menjadi 9,03 persen dari 9,36 persen pada Maret 2023. Selain itu, penduduk miskin pada Maret 2024 turun 0,68 juta orang dari Maret 2023 sehingga jumlah penduduk miskin menjadi sebesar 25,22 juta orang. HES/BCG

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Selasa, 17 September 2024 dengan judul 10 Tahun Program Perlindungan Sosial, Beban Rakyat Diringankan, Angka Kemiskinan Turun

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense