BREAKING NEWS
 

Setelah Nikel, Jokowi Fokus Pada Hilirisasi Emas Dan Tembaga

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : ADITYA NUGROHO
Selasa, 24 September 2024 10:09 WIB
Presiden Jokowi. (Foto: YouTube Setpres)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir memastikan, komitmen pemerintah dalam mendorong program hilirisasi industri mineral.

Hal ini disampaikan Erick saat mendampingi Presiden Jokowi meresmikan pabrik smelter PT Freeport Indonesia (PTFI) di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin (23/9/2024).

Baca juga : Resmikan Smelter PT Amman Mineral, Jokowi Genjot Hilirisasi Tembaga

Erick menyebutkan, Presiden adalah sosok yang paling berjasa dalam memastikan pertumbuhan ekonomi nasional melalui pengembangan sektor pertambangan. "Hari ini kita bisa berdiri tegak di sini, tapi banyak yang lupa bahwa Bapak Presiden memiliki visi besar. Bapak mendorong, mengawal, mengawasi, dan memastikan itu terjadi," ujar Erick.

Menteri BUMN, Erick Thohir. (Foto: Setpres)
Adsense

Erick menuturkan, Presiden sudah mengunjungi lokasi smelter ini tiga kali, lebih banyak dari para menteri lainnya.

Baca juga : Hari Ini, Jokowi Resmikan Pabrik Hilirisasi Milik Amman Dan Freeport

"Saya tadi bicara dengan Pak Tony Wenas (Presdir Freeport), Pak Bahlil (Menteri ESDM), dan Pak Rosan (Menteri Investasi), kita ke sini belum sebanyak Bapak. Bapak sudah tiga kali ke sini," katanya.

Erick menambahkan, komitmen Presiden ini sangat jelas terlihat dalam membangun pertumbuhan ekonomi Indonesia di masa depan. "Hilirisasi bisa terjadi, seperti pada nikel. Dulu mungkin hanya menghasilkan 1-2 miliar dolar AS, sekarang mencapai 40 miliar dolar AS. Ini luar biasa," ungkapnya.

Baca juga : Inovasi Teknologi Hilirisasi Berkembang

Erick juga menyebutkan, langkah serupa kini sedang dipersiapkan untuk komoditas emas dan tembaga. "Setelah nikel, Bapak Presiden mendorong kembali hilirisasi untuk komoditas emas dan tembaga," lanjut Erick.

Lebih jauh, Erick mengungkapkan, Presiden juga menyoroti potensi pengembangan industri semikonduktor sebagai langkah maju bagi Indonesia, terutama dengan ketersediaan bahan baku selenium. "Tadi di pesawat, Bapak Presiden sudah membahas bahwa semikonduktor bisa menjadi industri baru bagi Indonesia, karena bahan bakunya seperti selenium tersedia di sini," tutup Erick.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense