Sebelumnya
Hal itu sangat mungkin terjadi, jika Indonesia berhasil memaksimalkan bonus demografi. Instrumennya, melalui peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan. Kedua aspek ini merupakan pilar utama untuk meningkatkan nilai tambah seluruh faktor produksi.
Untuk menstimulus dua aspek tersebut, kata Sri Mul, Pemerintah menyediakan beasiswa melalui Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), serta meningkatkan penyediaan layanan, dan alat-alat kesehatan. Selain peningkatan kualitas SDM, hal lain yang menjadi fokus Pemerintah adalah pembangunan infrastruktur yang berkualitas.
Kata Sri Mul, keberhasilan dalam meningkatkan kualitas SDM dan infrastruktur juga tidak lepas dari dukungan regulasi dan kebijakan yang tepat. Karena sinergi yang baik antara Pemerintah pusat dan daerah, menjadi faktor penting lainnya.
Baca juga : Pimpinan KPK Sedih, Rakyat Super Kecewa
Desentralisasi dan otonomi daerah harus dioptimalkan untuk menjamin bahwa layanan publik diberikan dengan kualitas terbaik. Evaluasi terhadap pengaturan kelembagaan juga perlu dilakukan untuk meningkatkan efisiensi alokasi sumber daya.
Dalam perjalanan menjadi negara berpendapatan tinggi, Sri Mul menyebut, Indonesia perlu terus belajar bagaimana meningkatkan pembangunan.
Sementara, Menko Perekonomian, Airlangga Hartarto mengatakan, Presiden terpilih Prabowo mengharapkan pertumbuhan ekonomi 8 persen bisa terealisasi di tahun ketiga. Sehingga, harapan ini menjadi tantangan bagi seluruh rakyat Indonesia.
Baca juga : Masa Kerjanya Selesai, Pansus Haji Gagal Periksa Menteri Yaqut
"Ini jadi tantangan bagi kita semua. Kita punya tantangan agar pertumbuhan kita bisa di rentang enam sampai tujuh persen ke depan," ujar Airlangga, Selasa (24/7/2024).
Ekonom Senior, Didik J Rachbini menyebut, ada beberapa jurus yang bisa dilakukan Prabowo. Pertama, menstabilkan ekonomi makro dengan kebijakan fiskal, dan membuat balance neraca pemasukan dan pengeluaran negara.
Kedua, perdagangan dengan memfasilitasi akses pasar, serta pengurangan tarif. Ketiga, memberikan insentif pajak. Keempat, identifikasi sektor. "Harus menuju industrialisasi," ucapnya.
Baca juga : Pembentukan Angkatan Siber Semakin Diseriusi Pemerintah
Dan kelima, kata dia, investasi dalam infrastruktur serta pembaruan teknologi. Keenam, peningkatan kompetensi dan kemampuan pekerja.
Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Rabu, 25 September 2024 dengan judul Wamenkeu Siapkan Jurus-jurusnya, Ekonomi Tumbuh 8% Bukan Omon-omon
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.