BREAKING NEWS
 

Kisah Sukses CSR Pertamina EP Tanjung Field

Kuas Jirak, Berdayakan Perempuan dan Ekonomi

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Selasa, 8 Oktober 2024 08:08 WIB
Ketua Kelompok Barokah, Sri Hartini. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]

 Sebelumnya 
Program Kuas Jirak, kata Kurniawan, juga wujud nyata komitmen pihaknya terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).

“Dengan program Kuas Jirak, PT Pertamina EP Tanjung Field berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jirak, memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, serta mendorong keberlanjutan melalui inovasi sosial dan lingkungan yang terpadu,” paparnya.

Pada 2022, PEP Tanjung Field menginisiasi pembentukan Kelompok UMKM Barokah yang memproduksi abon ikan. Tahun berikutnya, program ini berkembang dengan menambah kapasitas anggota, mematenkan alat peniris ikan, memperluas variasi produk, dan memasuki pasar digital.

Memasuki 2024, program ini memperkenalkan diversifikasi produk olahan, seperti basreng, kerupuk ikan, dan kerupuk tulang ikan, serta membentuk Kelompok Sukses Bersama Desa Jirak (Sukma Saji). Ke depan, program ini diharapkan dapat mencapai kemandirian melalui sinergi dengan kelompok nelayan dan penguatan pasar melalui e-commerce.

Baca juga : Pertamina EP Adera Field Dorong Ketahanan Pangan & Pemberdayaan Masyarakat

Zero Waste Production

Pada 2024, fokus program adalah membentuk kelompok baru serta diversifikasi produk dan mendukung ekonomi sirkular dalam memproduksi abon, albumin, dan produk turunan lainnya. Program ini bekerja sama dengan kelompok nelayan melalui inisiatif "Saraba Iwak", bersinergi dengan Kelompok Barokah.

Mereka mengadakan pelatihan bagi anggota mengenai administrasi, penjualan online, dan peningkatan kemampuan dalam pengelolaan lingkungan melalui penggunaan teknologi spinner hemat energi. Hal ini diharapkan mendukung target Zero Waste Production dalam pengolahan produk-produk Kuas Jirak.

Kurangi Limbah Jelantah, Bikin Sabun, Hemat Energi Listrik

Baca juga : Intip Museum MotoGP Pertama Dunia Di Mandalika, Masuk Gratis, Ada Permainan Anak

Sementara Head of Communication Relations & CID Zona 9, Elis Fauziyah, menjelaskan, program ini berhasil mengurangi limbah minyak jelantah hingga 500 ml per bulan, yang diolah menjadi sabun dan menghemat energi listrik sebesar 445,95 kWh per tahun.

Head of Communication Relations & CID Zona 9 Regional 3 Kalimantan, Elis Fauziyah. [Foto: agresifnews.co]

”Program ini juga memberdayakan 25 perempuan dalam pengolahan ikan, memberikan keterampilan tambahan, dan berkontribusi terhadap penetapan Desa Jirak sebagai Kampung Haruan oleh Pemerintah Kabupaten Tabalong pada 2022,” ujar Elis.

Sedangkan Ketua Kelompok Barokah, Sri Hartini mengungkapkan, PEP Tanjung Field telah memberikan pelatihan berharga bagi kelompoknya. "Kami mendapatkan pelatihan intensif dalam pengolahan abon hingga pemasaran produk. Tahun ini juga dibentuk kelompok baru, Sukma Saji, yang fokus pada produk camilan, seperti pangsit ikan dan kerupuk tulang ikan," paparnya.

Saat ini, lanjut Sri, kelompoknya sudah memiliki empat produk dari satu bahan baku ikan.”Albumin, abon, sabun mijel (minyak jelantah), dan kerupuk dari tulang ikan,” jelasnya.

Lina Nur Afifah, Community Development Officer Pertamina EP Tanjung. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]

Baca juga : Pertamina EP Tanjung Field Berdayakan Perempuan dan Ekonomi

Lina Nur Afifah, Community Development Officer Pertamina EP Tanjung bercerita, kini, Desa Jirak bahkan telah memenuhi kriteria Sustainability Compass. Di antaranya, dari sisi kesejahteraan (well being), gadis asli Jawa ini menjelaskan, di Desa Jirak telah berjalan usaha pengolahan ikan, dengan pengetahuan dan keterampilan mengenai pengolahan produk ikan air tawar.

Secara ekonomi, lanjut alumni Universitas Gadjah Mada (UGM) ini, pendapatan per kelompok sekitar Rp 24 juta hingga 36 juta per tahun, atau Rp 3 juta per tahun bagi anggora kelompok.

“Ini masih ditambah pendapatan per tiap kegiatan, antara Rp 2 juta hingga Rp 3 juta. Sehingga bagi setiap rumah tannga, kini menunjang 40 persen dari kebutuhan rumah tangga,” pungkasnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense