Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Melalui Program CSR Kuas Jirak Kabupaten Tabalong
Pertamina EP Tanjung Field Berdayakan Perempuan dan Ekonomi
Jumat, 27 September 2024 15:51 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - PT Pertamina Eksplorasi dan Produksi (EP) atau biasa disingkat PT Pertamina EP atau PEP Tanjung Field berhasil mendukung pengembangan potensi ekonomi lokal Desa Jirak, melalui program CSR unggulan Kuas Jirak, kependekan dari Kelompok Usaha Acil Desa Jirak.
[Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]
Program ini berfokus pada pemberdayaan perempuan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, melalui pengembangan produk olahan ikan dan pemanfaatan minyak jelantah menjadi sabun.
Inisiatif program berawal dari permasalahan sosial-ekonomi di Desa Jirak, yang merupakan penghasil ikan air tawar terbesar di Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan. Tantangan yang dihadapi, di antaranya hasil tangkapan ikan yang tidak mendukung peningkatan pendapatan, rendahnya produktivitas ibu rumah tangga, dan tingginya angka kemiskinan.
Sebagian ibu-ibu Kelompok Usaha Acil Desa Jirak saat membuat kerupuk ikan di Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalsel. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]
Baca juga : Gelar Coastal Clean Up, Pertamina Trans Kontinental Berhasil Kumpulkan 28 Ton Sampah
PEP Tanjung Field pun tergerak berperan aktif membantu pengembangan potensi lokal. Menurut Field Manager PEP Tanjung Field, Kurniawan Triyo Widodo, program CSR Perusahaan bertujuan memberikan dampak berkelanjutan bagi masyarakat.
”Kami mengintegrasikan inovasi sosial dan lingkungan dalam program CSR kami, agar menghasilkan dampak berkelanjutan bagi masyarakat,” jelasnya.
Field Manager PEP Tanjung Field, Kurniawan Triyo Widodo. [Foto: resourcesasia.id]
Program Kuas Jirak juga merupakan wujud nyata komitmen kami terhadap prinsip-prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG).
Dengan program Kuas Jirak, PT Pertamina EP Tanjung Field berharap dapat terus memberikan dampak positif bagi masyarakat Desa Jirak, memberdayakan perempuan, meningkatkan kesejahteraan ekonomi lokal, serta mendorong keberlanjutan melalui inovasi sosial dan lingkungan yang terpadu.
Berbagai produk olahan ikan oleh ibu-ibu Kelompok Usaha Acil Desa Jirak, Kecamatan Pugaan, Kabupaten Tabalong, Kalsel. [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]
Pada 2022, PEP Tanjung Field menginisiasi pembentukan Kelompok UMKM Barokah yang memproduksi abon ikan. Tahun berikutnya, program ini berkembang dengan menambah kapasitas anggota, mematenkan alat peniris ikan, memperluas variasi produk, dan memasuki pasar digital.
Rubiati, Ketua Kelompok Sukses Bersama Desa Jirak (Sukma Saji). [Foto: Muhammad Rusmadi/Rakyat Merdeka/RM.id]
Memasuki 2024, program ini memperkenalkan diversifikasi produk olahan, seperti basreng, kerupuk ikan, dan kerupuk tulang ikan, serta membentuk Kelompok Sukses Bersama Desa Jirak (Sukma Saji). Ke depan, program ini diharapkan dapat mencapai kemandirian melalui sinergi dengan kelompok nelayan dan penguatan pasar melalui e-commerce.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya