BREAKING NEWS
 

Turunkan Angka Stunting Dan Angka Kematian Bayi

Kemkes Luncurkan Program Nasional Multivitamin MMS Untuk Ibu Hamil

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Jumat, 18 Oktober 2024 14:14 WIB
Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin kedua kiri. [Foto: Dok]

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemkes) membagikan Multiple Micronutrient Suplement (MMS) untuk ibu hamil, sebagai upaya menurunkan angka kematian ibu, kematian bayi dan stunting di Indonesia.

Indonesia menjadi negara pertama yang menjadikan MMS ini sebagai Program Nasional yang mendapatkan dukungan penuh dari Pemerintah. Targetnya, angka kematian dapat diturunkan menjadi 5/1000 kelahiran hidup.

Baca juga : Kemenag: Gus Men Hadiri Pertemuan Internasional untuk Perdamaian

MMS menggantikan tablet tambah darah (TTD) untuk ibu hami,  dengan lebih banyak zat gizi mikro (15 macam) daripada TTD, yang hanya mengandung 2 zat gizi mikro (zat besi dan asam folat). Multivitamin MMS ini akan dibagikan ke 15 provinsi dan 209 Kabupaten di Indonesia.

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin menyampaikan, pemenuhan gizi menjadi hal penting bagi ibu hamil. Saat ini, jumlah kematian bayi di Indonesia sebanyak 16.85 dari 1000 kelahiran hidup.

Baca juga : Perangi Stunting di Daerah 3T, TBIG Luncurkan Program Bersama Untuk Indonesia

“Dengan MMS , kami berharap dapat menurunkan risiko anemia pada ibu hamil dan menurunkan angka kematian ibu, kematian bayi dan tentunya stunting di Indonesia,” ujarnya, dalam peluncuran program nasional “MMS Multivitamin Ibu Hamil” di Bandung, Kamis (17/10/2024).

Adsense

Budi juga mengapresiasi para donator, yaitu Kirk Humanitarian, Vitamin Angels, dan UNICEF (United Nations International Children's Emergency Fund atau Dana Darurat Anak Internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa), yang sudah bersedia mendukung program multivitamin MMS kepada ibu-ibu hamil di Indonesia.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense