BREAKING NEWS
 

Erick: BUMN Siap Kerja Keras Menjalankan Visi Presiden

Reporter : FAJAR EL PRADIANTO
Editor : ACHMAD ALI FUTHUHIN
Selasa, 22 Oktober 2024 07:35 WIB
Menteri Badan Usaha Milik Negara BUMN Erick Thohir kedua kanan bersama Wakil Menteri BUMN Kartika Wirjoatmodjo kedua kiri, Dony Oskaria kiri dan Aminuddin Maruf, usai mengikuti acara penyambutan Menteri dan Wakil Menteri di kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Senin 21/10/2024. Presiden Prabowo Subianto kembali menunjuk Erick Thohir menjabat Menteri BUMN didampingi tiga Wakil Menteri. Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/Tom

 Sebelumnya 
“Karena kita tahu ke arah sana tidak terhindarkan,” ucap mantan Presiden Inter Milan tersebut.

Selain itu, Kementerian BUMN juga akan meneruskan akselerasi hilirisasi yang men­jadi visi Prabowo.

Erick memastikan transfor­masi BUMN akan terus berjalan, baik dari segi profesionalisme, transparasi, hingga bersih-bersih BUMN.

Erick mengaku akan segera melakukan pertemuan internal untuk membahas visi misi se­lama 5 tahun ke depan.

Baca juga : Surya Paloh Ikhlas Tak Masuk Kabinet

BUMN juga terus melakukan program bersih-bersih sebagai bentuk komitmen bertransfor­masi.

“Pokoknya presiden punya visi, kita sebagai pembantu harus loyal, harus bisa menjalankan visi beliau sesuai dengan janji beliau untuk melayani kepada rakyat,” tandas Erick.

Anggota Fraksi NasDem DPR Subardi menilai, penunjukan Erick Thohir sangat tepat untuk melanjutkan kinerja positif BUMN.

Selama dipimpin Erick, BUMN telah membukukan setoran kepada negara sepanjang 2020-2023 sebesar Rp 1.940 triliun.

Baca juga : Swasembada Pangan Jadi Harapan Rakyat Indonesia

Penunjukan Erick, lanjut Subardi, merupakan bukti bahwa Presiden Prabowo memper­timbangkan faktor merit dalam pembentukan kabinetnya.

Menurut legislator asal Sle­man, DIY, itu, fondasi penyehatan BUMN yang dibangun periode lalu cukup kuat, se­hingga mampu mendukung penyehatan BUMN.

Nah, penyehatan BUMN butuh kepastian dan keberlan­jutan.

“Kita tahu jumlah BUMN dari sebelumnya 142 perusahaan menjadi 41 perusahaan. Klaster dari 27 menjadi 12. Jadi momen­tumnya tepat kalau dilanjutkan,” katanya.

Baca juga : Pemilih Gampang Berubah Karena Diiming-imingi Uang

Dengan penunjukan kembali Erick sebagai Menteri BUMN, kinerja BUMN diharapkan langsung adaptif dengan target-target yang dicanangkan pemerintah.

“Sistem yang baik ditingkat­kan, yang kurang dievaluasi,” tandasnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense