RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Forum Literasi Politik, Hukum, dan Keamanan Digital (FIRTUAL) bertajuk 'Mewujudkan Bandung Spirit 2063: Dampak High Level Forum on Multi Stakeholder Partnerships (HLF MSP) dan Indonesia Africa Forum (IAF) ke-2 Bagi Masyarakat Indonesia' di Denpasar, Bali, Rabu (23/10/2024).
Pelaksana Harian Direktur Informasi dan Komunikasi Politik, Hukum, dan Keamanan Komdigi Filmon Leonard Warouw mengatakan, Indonesia sukses menyelenggarakan dua helatan internasional secara bersamaan yaitu, HLF MSP dan IAF.
Acara tersebut menghasilkan 32 kesepakatan bisnis dan kerja sama dengan total nilai mencapai 3,5 miliar dolar AS.
"Ada banyak sekali pencapaian yang telah kita lakukan. Ada kerja sama internasional, kesepakatan bisnis, komitmen bersama untuk pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Bahkan, kita bisa menjual pesawat dan peralatan militer," ungkap Filmon dalam keterangan resminya, Kamis (24/10/2024).
Beberapa tahun terakhir, kata Filmon, Indonesia terus memperlihatkan kepemimpinannya dan dipercaya menjadi tuan rumah berbagai helatan internasional.
Hal ini berdampak baik bagi Indonesia, yang berpeluang besar terlibat dalam gelaran internasional di masa mendatang.
Baca juga : Retno Marsudi Ajak Mahasiswa Jaga Pancasila dan Harum Indonesia di Kancah Global
Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Pendidikan Nasional (Undiknas) Anak Agung Mia Intentilia menjelaskan, bahwa ada beberapa event besar yang dihelat Indonesia sebelum menjadi tuan rumah HLF MSP dan IAF ke-2.
"Tahun 2022 Indonesia memegang posisi presidency di G20. Kemudian tahun 2023 ada ASEAN Chairmanship, sebagai bentuk kepemimpinan Indonesia dalam cakupan regional di Asia Tenggara," jelas Mia.
Penyelenggaraan HLF MSP dan IAF ke-2 yang lalu di Bali, membawa dampak keberlanjutan terkait posisi Indonesia di kancah global.
Salah satunya, dengan melanjutkan semangat yang telah dikumandangkan pada IAF ke-2 yakni 'Bandung Spirit for Africa’s 2063 Agenda'.
Hubungan Indonesia dan Afrika diharapkan dapat semakin erat, terlebih di tahun 2025 akan ada momentum 70 tahun Konferensi Asia Afrika.
Spirit tersebut, kata Mia, diharapkan dapat terus menumbuhkan perdagangan Indonesia dan Afrika. Termasuk peran aktif Indonesia dalam Kerja Sama Selatan-Selatan dan Triangular, yang berfokus pada peningkatan kesejahteraan antarnegara berkembang.
Baca juga : GPMI Yakin Masa Depan Indonesia Cerah Di Tangan Prabowo
Adapun kerja sama yang terjalin pada bidang transformasi ekonomi, energi, pertambangan, kesehatan, dan sektor pembangunan. Hingga menjalin hubungan untuk mengoptimalkan kerja sama dengan Global South guna bersama-sama mencapai SDGs.
Prosesnya, perlu dikawal dan dipastikan untuk membawa kesejahteraan bagi masyarakat.
"Forum ini juga memberikan dampak bagi pemerintah, para ahli, swasta, akademisi, untuk bertukar ide, gagasan, dan memperluas jejaring," ujarnya.
Sementara itu, Key Opinion Leader dan Praktisi Komunikasi Trya Wahyudha menjelaskan, bahwa generasi muda memiliki peran untuk menyebarkan pesan dan menggaet publik guna lebih memahami isu-isu nasional dan internasional.
Pada penyelenggaraan HLF MSP dan IAF ke-2, Trya berkesempatan untuk hadir dan ikut menggaungkan pesan-pesan penting yang ada pada acara tersebut.
Tidak hanya keuntungan bisnis, Trya menyebut bahwa nama Indonesia dan Bali semakin dikenal secara luas dan berdampak pada pengusaha lokal dan pariwisata.
Baca juga : JICC Kembali Digelar: Demi Perkuat Kopi Indonesia Di Dunia
Maka partisipasi aktif masyarakat dalam menyebarluaskan informasi khususnya di ranah digital sangat memberi dampak.
"Ketika media sosial menjadi yang paling cepat untuk mengakses informasi, teman-teman harus bijak dalam memilih platform mana untuk ditelaah dengan baik. Saat ingin informasikan ke sekitar, perlu yang namanya validasi dari sumber yang terverifikasi," jelasnya.
Kesuksesan HLF MSP dan IAF ke-2 di Bali menunjukkan bahwa kerjasama internasional yang erat dan inklusif adalah kunci dalam menghadapi tantangan global yang semakin kompleks.
Implementasi efektif dari kesepakatan-kesepakatan yang telah dicapai dan menjaga solidaritas Indonesia dengan negara-negara berkembang seraya menggaungkan Bandung Spirit.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.