Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Bakal Dongkrak Devisa dan Buka Lapangan Kerja
Hilirisasi Jadi Andalan Kejar Target Investasi
Sabtu, 19 Oktober 2024 07:10 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintahan Presiden terpilih Prabowo Subianto memastikan bakal meneruskan program hilirisasi. Program ini menjadi salah satu andalan Pemerintah dalam mengejar target investasi.
Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Rosan Perkasa Roeslani menegaskan, Pemerintah bakal kerja keras dalam mencapai target investasi.
Target investasi tahun ini adalah sebesar Rp 1.650 triliun dan sudah tercapai 76 persen atau Rp 1.261 triliun. Tahun depan targetnya dinaikkan lagi menjadi Rp 1.905 triliun.
“Sektor hilirisasi yang konsisten berkontribusi kurang lebih 20 persen pada investasi. Ini akan menjadi salah satu yang meningkatkan investasi, baik dalam maupun luar negeri tahun 2025,” kata Rosan saat acara Detikcom Awards 2024 di Jakarta, Kamis (17/10/2024).
Baca juga : Mind ID Sukses Selesaikan Penugasan Dengan Ciamik
Menurutnya, hilirisasi memberi dampak positif bagi negara. Termasuk menambah devisa dan membuka lapangan pekerjaan. Alasan inilah yang membuat Pemerintah bakal terus melanjutkan hilirisasi.
Rosan juga membahas tantangan geopolitik dan geoekonomi dalam persaingan dunia. Dia optimistis Indonesia bisa terus mendatangkan investasi.
“Indonesia sudah terbukti stabil dari segi politik dan ekonomi di Indonesia. Mereka (investor) melihat kita lebih friendly, terbuka, transparan dan good governance juga kita tingkatkan,” jelasnya.
Adapun investasi yang bakal dikejar salah satunya ada di sektor ekosistem kendaraan listrik (Electric Vehicle/ EV).
Baca juga : Warga Pesisir Sejahtera Ekosistem Laut Terjaga
Wakil Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia Carmelita Hartoto mengatakan, pengusaha optimistis target investasi pada 2025 bisa tercapai.
Dia mengakui, hilirisasi masih menjadi daya tarik bagi investor. Sebab, hilirisasi sudah terbukti memberikan banyak keuntungan bagi negara dan pengusaha.
Wakil Ketua Umum Kadin Indonesia Yukki Nugrahawan Hanafi mengatakan, Pemerintah telah berupaya terus menarik investasi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi berkelanjutan.
Penetapan Undang-Undang Cipta Kerja dan penyederhanaan Online Single Submission (OSS) merupakan salah satu upaya dari reformasi regulasi untuk menghadirkan iklim investasi yang mudah dan terintegrasi.
Baca juga : AC Milan Dan Udinese, Misi Amankan Paulo Fonseca
Peningkatan kualitas infrastruktur, kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dan ketersediaan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai bahan baku, juga menjadi faktor yang menjadikan Indonesia tujuan utama bagi masuknya investasi.
Yukki mengatakan, untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi, Pemerintah harus terus menjaga iklim ekonomi kondusif. Caranya, melalui kemudahan perizinan, kepastian hukum, pembangunan infrastruktur pendukung dan insentif investasi. DIR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 7, edisi Sabtu, 19 Oktober 2024 dengan judul "Bakal Dongkrak Devisa dan Buka Lapangan Kerja, Hilirisasi Jadi Andalan Kejar Target Investasi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya