RM.id Rakyat Merdeka - Wakil Menteri (Wamen) Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Irene Umar membuka acara Demo Day Bekup 2024, di Hotel Movenpick Hotel, Jakarta, Senin (4/11/2024).
Acara ini, merupakan kompetisi program inkubasi start up di Indonesia. Tercatat, ada 24 start up terbaik dari total 1883 pendaftar.
Mewakili Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, Teuku Riefky Harsya, Sang Wamen antusias atas perkembangan start up di Tanah Air. Pasalnya, di kompetisi ini, tidak hanya menampilkan pengusaha muda, melainkan beragam usia.
"Ini umurnya tuh beragam ya, dari yang muda, dari yang sudah berpengalaman itu juga ada di sini. ini membuktikan bahwa age is just a number," kata Irene, seusai mengelilingi enam tenant yang unjuk gigi memperlihatkan produk yang dikompetisikan.
Irene berharap, para kontestan tidak menutup hasil karya atau produknya seusai berkompetisi. Baginya, ekonomi kreatif ini, selain meningkatkan ekonomi pembuatnya, juga dapat membantu mengharumkan nama bangsa di kancah internasional.
Baca juga : Kembangkan Uji Klinik di Indonesia, BPOM Bersinergi Dengan Kemenkes & BRIN
"Beberapa juga omzetnya sudah meningkat pesat. Jadi bukan hanya tarif nasional, tapi internasional," bangganya.
Apalagi, katanya, start up ini selaras dengan program Pemerintah, misalnya hilirisasi. Misalnya, dengan menghasilkan produk yang berasal dari petani.
Menurutnya, Pemerintah akan memberikan back up kepada start up untuk mendongkrak kemampuannya.
"Bukan hanya memberikan sertifikasi dan pelatihan. Jadi, kalau nggak mau lepas, ya kita nggak lepas," katanya.
Sontak, Sang Wamen berani menyimpulkan jika start up di Tanah Air memiliki masa depan yang sangat cerah. Terlebih, bangsa ini sedang menyongsong Indonesi Emas 2045. Indonesia, katanya, merupakan orang-orang yang amat kreatif.
Baca juga : Ini Jus Yang Sehat Untuk Penderita Darah Rendah
"Kita itu kan lebih suka ngopi ya? Kalau ngopi itu pasti jiwa kreatifnya keluar. Gamers kita juga paling tinggi. Jadi happiness index itu kita salah satu yang paling tinggi dong,”" semangatnya.
Sementara, Ketua Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI), Catur Sugiarto menyambut baik kompetisi Demo Day Back Up 2024. Sarannya, para pelaku start up jangan berputus asa dan terus mengembangkan sayap bisnis kreatifnya.
"Ini adalah momen bersejarah. Tunjukan hasil kerja keras anda. Manfaatkan dengan sebaiknya, jadikan ini batu loncatan untuk selanjutnya," pesan Catur.
Diketahui, acara ini dilakukan atas kerja sama Kementerian Ekonomi Kreatif dengan Asosiasi Inkubator Bisnis Indonesia (AIBI).
Nantinya, mereka akan melakukan pembinaan intensif dan siap memamerkan inovasi terhadap 24 start up terpilih. Demo Day 2024 menjadi ajang prestisiusbagi para startup untuk mempresentasikan inovasi dan solusi kreatif mereka di hadapan panel juri yang terdiri dari petinggi startup sukses, investor terkemuka, dan pejabat kementerian.
Baca juga : Riset Salesforce Ungkap AI Generatif Jadi Prioritas Utama Bisnis Di Indonesia
Peserta Demo Day 2024 merupakan 24 startup terbaik yang telah melaksanakan berbagai rangkaian program BEKUP.
Kegiatan ini bertujuan untuk menghubungkan startup dengan para pemangku kepentingan yang dapat memberikan dukungandan pendanaan yang diperlukan untuk mengembangkan usaha mereka.
Juri yang menilai dalam kegiatan pitching antara lain Indra Jatmiko (VP of Synergy and Innovation PT BNI Moda Ventura), Aliyah Natasya (Certified Financial Planner & CEO DNA Finance), Rizky Wihardi (CEO Wiseco.id), dan Fadhlan Fariz (Digital Investment Section Head Sinarmas Land).
Setelah melalui seleksi ketat, 24 startup inovatif dari berbagai penjuru Indonesia terpilih untuk mengikuti program BEKUP 2024. Selama beberapa bulan terakhir, startup-startup ini telah dibimbing oleh para mentor berpengalaman dan diberikan akseske berbagai sumber daya untuk mengembangkan bisnis mereka.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.