BREAKING NEWS
 

Dengarkan Curhatan Peternak Madiun

Mentan Amran Perintahkan Dirjen Berikan Pendampingan Terkait Legalisasi Pupuk

Reporter & Editor :
OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Minggu, 17 November 2024 18:37 WIB
Foto: Ist.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman mengundang dua peternak kambing asal Madiun, Joko dan Husain, sebelum rapat rutin akhir pekan yang digelar di kediaman pribadi Mentan, di Jakarta, Minggu (17/11/2024).

Keduanya dijemput langsung staf Ditjen Tanaman Pangan untuk menjelaskan kronologi persoalan yang dihadapi para peternak secara detail.

Di hadapan Mentan, Joko menceritakan, kasusnya berawal pada 13 Mei lalu. Saat itu dirinya ditahan aparat karena menjual pupuk kompos tanpa izin.

Sempat ada permintaan dana agar dapat dibebaskan, tetapi tidak terwujud karena telah diselesaikan secara damai berkat kekompakan para peternak Madiun.

Menurut Joko, masalah tersebut sebenarnya sudah selesai. Namun efek dari kejadian tersebut, para peternak di Madiun berhenti memproduksi pupuk kompos dari kotoran kambing yang selama ini dapat memberikan nilai tambah dari usaha ternak mereka.

Baca juga : Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan Resmikan Rumah Produksi Gizi

Mendengar penjelasan Joko, Mentan Amran mengaku sangat geram. Namun berdasarkan informasi yang dimiliki, aparat yang melakukan hal tersebut sudah dicopot hingga kasusnya juga tidak dilanjutkan oleh peternak.

Mentan mengaku tenang mendengarkan komitmen kepolisian yang dinakhodai Listyo Sigit Prabowo dalam menindak aparat yang bermain-main dengan nasib petani dan peternak.

Sebagai tindak lanjut, Amran menginstruksikan Dirjen Tanaman Pangan Yudi Sastro agar memberikan pendampingan kepada peternak tersebut dalam upaya legalisasi produksi pupuk kompos mereka.

Adsense

Sebelum Joko dan Husain pulang, Menteri Pertanian 3 Periode ini memerintahkan Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Agung Suganda agar memberikan bantuan enam ekor kambing terbaik kepada kedua peternak tersebut.

Husain menyatakan sangat terharu atas kepedulian dan respon tepat Mentan Amran terhadap kejadian ini.

Baca juga : Pemerintah Berantas TPPO Sampai Akarnya

Ndak nyangka ada Menteri yang seperti ini, ndak ada nego kalau untuk kemaslahatan peternak,” ucapnya dengan suara yang tertahan karena haru.

Keduanya mendoakan agar Mentan Amran selalu diberi kesehatan dan kekuatan dalam mengemban amanahnya.

Juga berharap, pembinaan fapat melegalkan produksi pupuk kompos mereka yang akan menyebabkan adanya nilai tambah dari usaha ternak mereka.

Mentan Amran sangat marah jika ada yang mengganggu apalagi menyusahkan petani dan peternak.

“Mereka itu pahlawan bangsa, jangan dianiaya dan dizalimi, bagaimana mau swasembada kalau mereka ditakut-takuti, dirugikan dan tidak tenang,” ucapnya dalam setiap arahan.

Baca juga : Di Rakernas Kemenag, Prof Nasar: Peras Otak, Berikan Solusi Terbaik bagi Umat

“Ini juga sekaligus menjadi pengingat bagi kita semua yang memiliki wewenang, agar memuliakan petani dan peternak, serta jangan sekali-kali mempermainkan mereka,” tambahnya.

Setelah urusan peternak Madiun selesai, Mentan Amran lalu melanjutkan rapat rutin akhir pekan bersama dengan stafnya.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense