BREAKING NEWS
 

Hadapi Libur Nataru, Kementerian PU Pastikan Jalan Nasional Bebas Lubang

Reporter & Editor :
MUHAMAD FIKY
Sabtu, 23 November 2024 16:00 WIB
Wakil Menteri Pekerjaan Umum, Diana Kusumastuti

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian PU memastikan kesiapan infrastruktur jalan tol dan jalan nasional untuk mendukung kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas selama masa libur Nataru 2025.

Wakil Menteri Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti  mengatakan, PU akan menghentikan sementara pekerjaan preservasi jalan tol maupun jalan nasional sejak H-10 atau tanggal 15 Desember 2024. Hal ini dilakukan untuk memberikan kelancaran dan kenyamanan arus lalu lintas selama Nataru,

"Kami memastikan seluruh jalan nasional dalam kondisi mantap, tidak ada lubang, serta bangunan pelengkap jalan dalam kondisi baik. Kami meminta tidak ada kegiatan perbaikan jalan, baik jalan tol maupun non tol pada tanggal 15 Desember 2024 – 5 Januari 2025," kata Wamen Diana  Sabtu (23/11). 

Baca juga : Pratikno: Pastikan Mudik Dan Balik Aman & Lancar

Untuk menambah kelancaran arus lalu lintas, Kementerian PU akan membuka ruas tol fungsional sementara  untuk umum sepanjang 120,4 km yang terdiri dari di Pulau Sumatera sepanjang 90,42 km dan Pulau Jawa 29,98 km. 

Adsense

Adapun ruas Tol Fungsional Nataru 2024/2025 di Pulau Sumatera adalah Tol Sigli-Banda Aceh Seksi 1 (Padang Tiji-Seulimeum), Tol Binjai - Langsa Seksi 3 Tanjung Pura - Pangkalan Brandan, Tol Pekan Baru-Padang Seksi Padang - Sicincin.

Selanjutnya,  di Pulau Jawa adalah Tol Jakarta - Cikampek II Selatan Seksi Kutanegara - Sadang, Tol Solo-Yogyakarta Seksi Kartosuro -Purwomartani untuk Segmen Klaten – Prambanan sepanjang 8,6 km, Tol Probolinggo - Banyuwangi Tahap I (Probolinggo-Besuki), dan Tol Kuala Tanjung - Tebing Tinggi Parapat Seksi Kuala Tanjung-IC Indrapura). 

Baca juga : Pertamina Patra Niaga Rampungkan Proyek Strategis Nasional Terminal LPG Bima

"Tentu juga dukungan Tempat Istirahat dan Pelayanan (TIP), terdapat 124 TIP di seluruh ruas jalan tol di Indonesia. Kami juga menyiapkan 393 posko di titik yang telah ditentukan dan tim tanggap bencana untuk mengantisipasi kondisi darurat pada titik-titik rawan bencana seperti banjir, genangan air dan tanah longsor," katanya. 

 Petakan Longsor Dan Banjir 

Selain itu, lanjut Wamen, Kementerian PU telah mengidentifikasi sebanyak 550 titik lokasi rawan longsor dan 298 titik lokasi rawan banjir. 

Baca juga : Jelang Pilkada Dan Nataru, Bapanas Pastikan Harga Pangan Stabil

Untuk menindaklanjuti hal tersebut, telah disiapkan sebanyak 440 unit alat berat dan 137 titik material. "Kementerian PU akan terus berkoordinasi dengan Kemenhub, Korlantas, BMKG, BUJT dan Kementerian atau Lembaga lainnya yang terkait untuk kelancaran lalu lintas," kata Wamen Diana.
 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense