BREAKING NEWS
 

Jaga Stabilitas Dan Cadangan

Presiden Puji Kinerja Kementerian Dan Lembaga Bidang Pangan

Reporter : NUR ROCHMANNUDIN
Editor : FAQIH MUBAROK
Rabu, 4 Desember 2024 14:32 WIB
Presiden Prabowo Subianto. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kinerja kementerian dan lembaga yang membidangi urusan pangan. Hal itu dikarenakan, Pemerintah berhasil menjaga stabilitas dan cadangan pangan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah cuaca ekstrem hingga geopolitik.

"Apresiasi saya kepada Bapanas dan semua unsur, Menteri BUMN, dan BUMN yang ada di bawahnya. Terima kasih karena langkah-langkah kita di akhir tahun 2024 juga karena dukungan Presiden Joko Widodo, kita mampu mengatasi tahun yang tidak ringan karena kita menghadapi el nino sekaligus la nina, kita mampu mengatasi musim kering dan geopolitik dunia," kata Prabowo di Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negara, Jakarta, Senin (2/12/2024).

Diketahui, Bapanas atau National Food Agency (NFA) dan kementerian/lembaga lainnya terus memperkuat kolaborasi untuk menjaga stabilitas harga. Sehingga kondisi pangan dalam beberapa tahun terakhir mampu terjaga dengan sangat baik.

Baca juga : Sudaryono Apresiasi Kerja Keras Pasukan Samurai dan Jangkrik di Pilgub Jateng

Menurut Prabowo, langkah-langkah tersebut berhasil membawa Indonesia menjadi salah satu negara terkuat di dunia serta mampu melewati masa sulit akibat krisis yang berkembang.

"Terima kasih kepada tim Menko Pangan dan semuanya. Karena dalam rapat terakhir beberapa hari lalu, saya mendapat paparan yang sangat menggembirakan, di mana cadangan pangan kita mungkin terbesar dalam beberapa tahun ini, mendekati 2 juta ton," tuturnya.

Adsense

Mengenai hal ini, Kepala Bapanas Arief Prasetyo Adi mengatakan, pihaknya terus menggencarkan Gerakan Pangan Murah (GPM) sebagai upaya pemerintah dalam menjaga stabilitas harga.

Baca juga : Nyoblos Di TPS 08, Ini Pesan Presiden Prabowo Di Hari Pemungutan Suara Pilkada

GPM yang digelar merupakan kolaborasi nyata yang dilakukan Bapanas dengan BUMN Pangan dan Pemerintah Daerah (Pemda) melalui dinas yang menangani urusan pangan provinsi dan kabupaten/kota.

"Menjelang Nataru ini, kita terus gencarkan GPM di berbagai daerah, khusus untuk bulan Desember ini Badan Pangan Nasional bersama Pemerintah daerah dan BUMN pangan serta stakeholder lainnya menargetkan GPM sebanyak 134 kali di 25 Kab/Kota 6 Provinsi," kata Arief.

Sebagai informasi, masyarakat dapat memantau langsung pergerakan harga pangan secara harian melalui panelharga.badanpangan.go.id yang menghimpun data secara real-time dari seluruh daerah.

Baca juga : Sekjen PBB Puji RI Gigih Perjuangkan Perdamaian

"Berdasarkan pemantauan harga yang kita lakukan, secara umum pergerakan harga pangan stabil, namun beberapa daerah ada yang mengalami kenaikan harga di atas harga acuan. Sehingga intervensi stabilisasi pangan terus digencarkan, khususnya terkait dengan meningkatnya permintaan di beberapa daerah karena menjelang Natal dan tahun baru," jelas Arief.

Diketahui, program GPM dilakukan sejak Januari hingga November 2024 dan telah dilaksanakan lebih dari 8.750 kali di 514 kabupaten/kota, dan 38 provinsi.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense