BREAKING NEWS
 

Kesetaraan Gender Di Lingkungan ASN

MenPAN-RB Dorong Kaum Hawa Isi Jabatan Penting

Reporter : SUSILO YEKTI
Editor : ABDUL SHOMAD
Minggu, 8 Desember 2024 07:25 WIB
Menteri PAN-RB Rini Widyantini. (Foto: Dok. Kementerian PAN-RB)

 Sebelumnya 
Dia juga meminta dukungan aktif semua pihak untuk mem­perkuat peran perempuan dalam birokrasi.

“Perubahan budaya yang mendalam membutuhkan partisi­pasi aktif seluruh lapisan masyarakat, mulai dari dari keluarga, masyarakat, termasuk swasta dan civil society. Kita harus membangun lingkungan yang inklusif agar perempuan dapat mencapai potensi penuhnya se­bagai ASN,” tandasnya.

Terpisah, Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Kabupaten Indramayu Aep Surahman mengatakan, Pengarusutamaan Gender (PUG) merupakan hal penting yang tidak terlepas dari jalannya proses pembangunan daerah. Terlebih, Presiden telah mengeluarkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2000 tentang Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Nasional.

Proses ini merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kegiatan fungsional di semua in­stansi dan lembaga Pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah. Karenanya, kepala daer­ah harus mengintegrasikan isu-isu gender dalam pembangunan daerah, mulai dari proses penyusunan perencanaan, penganggaran, pelaksanaan, monitoring, evaluasi dan pengawasan.

Baca juga : Pangkalpinang & Bangka Bakal Gelar Pilkada Ulang

Lebih lanjut, Aep menegas­kan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Indramayu terus men­dorong, mengoptimalkan dan mengefektifkan pengarusuta­maan gender secara terpadu dan terkoordinasi ke dalam proses perencanaan pembangunan.

“Itu dilakukan secara ber­sama-sama antar-perangkat daerah melalui pengintegrasian isu gender dalam program dan kegiatan pembangunan daerah,” imbuhnya.

Di media sosial X, isu gender dalam jabatan struktural pemerintahan, baik di kementerian/lembaga maupun di Pemerintahan Daerah, juga banyak diso­rot netizen.

“Kesetaraan gender meru­pakan isu yang semakin men­dominasi agenda pembangunan global. Dalam konteks pemban­gunan berkelanjutan, kesetaraan gender bukan hanya sekadar tujuan, tapi juga merupakan prasyarat untuk mencapai keber­hasilan di berbagai sektor,” tulis akun @AlifiyahNa53619.

Baca juga : Program Genting Bakal Turunkan Angka Stunting

“Tahun 2019, gue kuliah jurusan sosiologi, ada mata kuliah gender dan pembangunan. Dari situ gue baru paham, kesetaraan gender itu penting. Bukan hanya untuk perempuan, tapi untuk la­ki-laki juga. Gue belajar banyak hal, mulai dari sejarah, teori, cara berpikir, dan sebagainya,” cuit akun @pitpitcuit_.

“Di konoha perempuan hanya dikasih jabatan tinggi pada pemerintahan untuk urus soal perempuan dan anak. Hey, memangnya kami ini tidak bisa urus yang lain, seperti pembangunan, industri hingga militer. Boleh dong kasih kesempatan untuk ‘diadu’,” timpal akun @sansinpus.

Akun @heelcata223 melontarkan pendapat serupa. “Perempuan bisa maju atau sejajar dengan laki-laki dalam soal kerjaan. Masalahnya, mau dikasih kesem­patan atau nggak,” imbuhnya.

“Sebenarnya, ini masalah konstruksi pemikiran sosial. Dari du­lu, perempuan dianggap ‘itulah’ daripada laki-laki. Yuk, diper­baiki yang keliru. Semua bisa kok diajak membangun daerah,” ucap akun @tonyy38997.

Baca juga : PLN IP Gaet Perusahaan Geothermal Asal Jepang

Artikel ini tayang di Rakyat Merdeka Cetak edisi Minggu, 8 Desember 2024 dengan judul Kesetaraan Gender Di Lingkungan ASN, MenPAN-RB Dorong Kaum Hawa Isi Jabatan Penting

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense