RM.id Rakyat Merdeka - Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) mendorong berbagai program produktif warga binaan berjalan optimal. Tujuannya, agar setelah mereka keluar dari masa hukuman bisa lebih produktif menjalankan usaha
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Imipas) Agus Andrianto mengatakan, program bagi warga binaan yang sudah berjalan di rumah tanahan (rutan) harus terus dioptimalkan. Salah satunya, dengan mengarahkan mereka untuk ikut program Brigade Pangan setelah bebas.
Pelatihan perlu dijalankan terus untuk menambah keterampilan Warga Binaan.
“Upaya ini sekaligus ikut mensukseskan ketahanan pangan yang dicanangkan Bapak Presiden Prabowo Subianto,” ujarnya dalam siaran pers, Senin (9/12/2024).
Kementerian Imipas telah mengunjungi sejumlah Rutan, salah satunya Kelas IIB Blora, Jawa Tengah.
Dalam kunjungan ini, seluruh Kepala Unit Pelaksana Teknis (Ka. UPT) Pemasyarakatan se-Karesidenan Pati, termasuk Kepala Rutan Kelas IIB Kudus, Anda Tuning, turut hadir dalam kegiatan tersebut.
Agus mengapresiasi program pembinaan yang sudah berjalan di Rutan Blora. Program tersebut dinilai sejalan dengan program ketahanan pangan yang dicetuskan Presiden.
Baca juga : Gerindra Merasa Terhormat Jika Jokowi Mau Bergabung
Para warga binaan ini mendapat bekal pelatihan di bidang pertanian, antara lain penanaman terong, jagung dan lainnya. Mereka juga diajarkan untuk bisa melakukan budidaya ikan yang dikelola secara efektif.
Dia menekankan pentingnya pemanfaatan lahan di area rutan dan lapas untuk kegiatan produktif, seperti pertanian, peternakan, atau perkebunan.
Kepada warga binaan, Agus mengingatkan agar tidak mengulangi pelanggaran hukum. Dia juga mengajak warga binaan menjalankan keterampilan yang didapat.
“Peluang menjadi bagian dari program Brigade Pangan setelah bebas bagi Warga Binaan itu terbuka,” ucapnya.
Selain memantau kondisi Rutan, eks Kabareskrim Polri ini juga memberikan arahan strategis terkait pelaksanaan Sistem Pemasyarakatan.
Sebagai tindak lanjut, Agus meminta seluruh UPT Pemasyarakatan di wilayah Jawa Tengah untuk menjalin kerja sama dengan dinas terkait guna memaksimalkan produktivitas, termasuk memperluas kolam budidaya ikan.
“Potensi yang ada di rutan dan lapas perlu terus dioptimalkan,” ingatnya.
Baca juga : Airin-Ade Kasih Sinyal Tak Gugat Pilgub Banten Ke MK
Mantan Kapoda Sumatera Utara ini menyebut, program ketahanan pangan, tidak hanya membantu kemandirian warga binaan, tetapi juga mendukung program Pemerintah untuk menciptakan ketahanan pangan nasional.
Rutan dan UPT Pemasyarakatan lainnya diminta mewujudkan Sistem Pemasyarakatan yang humanis dan produktif.
“Pemasyarakatan bukan hanya soal menghukum, tetapi juga tentang memulihkan dan memberdayakan,” tegasnya.
Agus menambahkan, khusus untuk konsen ketahanan pangan sudah dilakukan sejak lama. Bahkan, menteri kelahiran Blora itu mengaku sudah memulai memperhatikan sektor pertanian sejak dirinya menjabat Wakapolri.
Dia juga sudah melakukan kerja sama dengan Kementerian Pertanian untuk mendukung program ketahanan pangan yang melibatkan para warga binaan di area lembaga pemasyarakatan maupun rutan.
Bagi mereka yang sudah selesai menjalankan masa hukuman, akan menjalankan program tersebut bersama masyarakat.
Wakil Menteri Pertanian Sudaryono mengatakan, kolaborasi ini untuk memastikan bahwa lintas sektoral lintas kementerian bersinergi mendukung program ketahanan pangan.
Baca juga : Awas, Jangan Ada Jual Beli Jabatan
“Semua satu suara satu, yakni mensukseskan swasembada pangan sebagaimana visi dan misi dari Presiden Prabowo Subianto,” ucap Sudaryono saat melakukan tanam Padi bersama Menteri Imipas.
Kepala Rutan Kudus Anda Tuning mengatakan, arahan Menteri Imipas sudah sejalan dengan berbagai program yang telah berjalan, termasuk pengembangan program ketahanan pangan di Rutan Kelas IIB Kudus.
Dia mendukung langkah besar yang dicanangkan oleh Menteri Imipas.
“Kami juga berkomitmen terus berinovasi dalam meningkatkan kesejahteraan warga binaan melalui program produktif,” tandasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.