BREAKING NEWS
 

Orasi Ilmiah di Unibraw

Menkomdigi: Proyeksi Ekonomi Digital Indonesia Capai 360 M Dolar AS di 2030

Reporter & Editor :
UJANG SUNDA
Minggu, 5 Januari 2025 16:31 WIB
Menkomdigi Meutya Hafid menghadiri Dies Natalis ke-62 Universitas Brawijaya. (Foto: Antara)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menyampaikan orasi ilmiah di Sidang Terbuka Universitas Brawijaya (Unibraw), di Gedung Samantha Krida, Malang, Minggu (5/1/2025). Dalam orasinya, Menkomdigi mengungkapkan visi besar ekonomi digital sebagai motor utama menuju Indonesia Emas 2045.

Dalam orasinya, Menkomdigi mengangkat tema "Ekonomi Digital: Peluang dan Tantangan Menuju Indonesia Emas". Menkomdigi memaparkan, transformasi digital berpotensi menghasilkan nilai ekonomi digital hingga 360 miliar dolar AS (setara Rp 5,8 triliun) pada 2030, atau setara dengan sepertiga dari nilai ekonomi digital di ASEAN.

"Ekonomi digital Indonesia saat ini menunjukkan tren positif, dengan pertumbuhan transaksi digital mencapai 90 miliar dolar AS (setara Rp 1,4 triliun) pada 2024, terbesar di Asia Tenggara," kata Menkomdigi, dalam keterangan resminya.

Baca juga : Genjot Produksi Sapi Ethiopia, Indonesia Kirim 1.000 Bibit Dan Pelatih Ahli

Dia menyoroti dominasi sektor e-commerce yang tumbuh 11 persen dengan nilai transaksi sebesar 65 miliar dolar AS, berkat inovasi, seperti video commerce. "Kami berkomitmen mempercepat transformasi digital yang inklusif, memberdayakan, dan berdaulat," ujarnya.

Adsense

Menkomdigi menekankan pentingnya pembangunan infrastruktur digital, pengembangan talenta digital, dan tata kelola yang adaptif untuk memperkuat ekonomi digital nasional.

Dalam orasinya, Menkomdigi menekankan tiga pilar utama transformasi digital. Pertama, Infrastruktur Digital: Pemerataan akses dan peningkatan kecepatan internet di seluruh Indonesia. Kedua, Talenta Digital: Target 9 juta talenta digital pada 2030 melalui program Digital Talent Scholarship. Ketiga, Tata Kelola Ekosistem Digital: Menciptakan ruang digital yang aman dan berkelanjutan.

Baca juga : Neraca Pembayaran Surplus, Cadangan Devisa Indonesia Tembus 149 Miliar Dolar AS

Melihat besarnya potensi ekonomi digital, Menkomdigi mengajak civitas akademika Unibraw untuk berperan aktif dalam pengembangan ekonomi digital, melalui kolaborasi antara akademisi, pemerintah, dan dunia usaha. "Universitas memiliki potensi besar dalam membangun ekosistem digital lokal dan nasional," katanya.

Meski ekonomi digital memiliki prospek cerah, Menkomdigi juga menyoroti tantangan global, seperti gejolak geopolitik dan fragmentasi ekonomi. Namun, dengan kolaborasi lintas sektor dan inovasi digital, Indonesia optimis menjadi salah satu pemain utama di Asia Tenggara.

Orasi ilmiah yang disampaikan dalam rangka perayaan Dies Natalis ke-62 Unibraw ini dihadiri Rektor Prof Widodo, Ketua Majelis Wali Amanat Prof Muhadjir Effendy, Anggota Majelis Wali Amanat Prof Mahfud MD, para guru besar, dosen, dan mahasiswa.

Baca juga : Ekonom Bank Mandiri Prediksi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Capai 5-5,05 Persen Di Akhir 2024

Pada kesempatan yang sama, Menkomdigi juga meresmikan AI Centre Unibraw serta menyaksikan deklarasi Satgas Anti Judi Online dan Pinjaman Online Ilegal dari Unibraw.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense