BREAKING NEWS
 

Beri Penghargaan Untuk Dokter Aulia

Menkes Bakal Putus Mata Rantai Perundungan Dokter

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : AULIA DARWIS
Jumat, 10 Januari 2025 07:30 WIB
Menteri Kesehatan (Menkes RI) Budi Gunadi Sadikin memberikan penghargaan Ksatria Bakti Husada Arutala kepada dr Aulia Risma Lestari. Foto: Istimewa

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan penghargaan kepada dokter Aulia Risma Lestari. Pemberian itu dilakukan atas keberaniannya mengungkap kasus perundungan atau bullying saat melaksanakan Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) anestesi Universitas Diponegoro di RSUP Kariadi, Semarang, Jawa Tengah.

Penghargaan untuk Au­lia diberikan langsung Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gu­nadi Sadikin kepada ibundanya, Nuzmatun Malinah, di Kan­tor Kemenkes, Jakarta, Kamis (9/1/2024).

Budi mengungkapkan, Ke­menkes ingin mengucapkan teri­ma kasih karena Aulia selama ini sudah berkorban untuk bertahan dari berbagai macam tekanan.

“Untuk bisa memperbaiki sistem pendidikan dokter spesi­alis yang ada di rumah sakit pen­didikan kita,” kata BGS- sapaan akrab Budi Gunadi Sadikin.

Baca juga : Flu Burung Merebak Di Amerika Dan Jepang

Dia mengingatkan pentingnya momen ini sebagai titik balik un­tuk memperbaiki sistem pendidi­kan dokter spesialis di Indonesia.

Eks Dirut Inalum ini menegas­kan, dalam pendidikan dokter spesialis harus terbangun budaya yang baik, saling berempati dan tidak ada saling menekan an­tarpeserta didik.

Jadi, pada saat lulus mereka memiliki kondisi mental yang baik saat menghadapi pasiennya.

Budi tidak ingin kejadian Aulia terulang kembali. Dia mengajak dokter-dokter senior memutus tradisi perundungan di PPDS untuk membangun budaya yang lebih baik di pen­didikan para dokter spesialis.

Baca juga : PKB Dukung Entaskan Kebodohan Wong Cilik

“Karena mereka nanti akan menghadapi ratusan ribu sampai jutaan pasien,” ingatnya.

Eks Direktur Utama (Dirut) Bank Mandiri ini juga meminta para pengajar meluangkan le­bih banyak waktu untuk peserta PPDS.

“Jangan lepaskan pengajaran­nya ke para senior. Karena yang terjadi di sistem banyak para pengajar melepaskan tanggung jawab pengajarannya ke para senior,” ucap Budi.

Ibunda Aulia, Nuzmatun, men­gucapkan terima kasih kepada Menkes yang sudah memberikan perhatian terhadap kasus anaknya.

Adsense

Baca juga : Waskita Karya Kini Punya Peluang Dongkrak Kinerja

Dia berharap, kasus hukum perundungan anaknya bisa sele­sai sampai tersangka mendapat­kan hukuman yang setimpal.

Nuzmatun meminta aparat penegak hukum yang menangani kasus anaknya bisa bersikap adil.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense