Sebelumnya
Dia menjelaskan, kerja sama antara Indonesia dan Arab Saudi sudah dimulai sejak kunjungan Raja Salman pada tahun 2017. Kerja sama itu melahirkan Dewan Kerja Sama, yang kini sudah mulai berjalan.
BGS memastikan, kedua negara terus mengupayakan berbagai langkah untuk memperkuat hubungan bilateral dan meningkatkan kerja sama dalam bidang kesehatan.
Kerja sama ini bukan hanya antar Pemerintah, tapi juga masyarakat dan sektor bisnis. “Kami melihat hubungan ini semakin erat dan berkembang,” ucapnya.
Baca juga : Gerindra Pastikan Komunikasi Prabowo-Mega Tetap Hangat
Sementara, Menkes Arab Saudi Fahad Abdulrahman Al Jalajel menyampaikan, negaranya sedang menjalani transformasi besar di bidang kesehatan sebagai bagian dari Visi 2030. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah pengalihan rumah sakit Pemerintah menjadi perusahaan milik negara untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas layanan kesehatan.
“Kami berharap dapat berbagi pengetahuan serta pengalaman dalam hal manajemen rumah sakit dan layanan kesehatan dengan Indonesia,” kata Fahad.
Terpisah, Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Adib Khumaidi menekankan, kehadiran dokter asing diharapkan mampu menjawab masalah dasar sektor kesehatan di Indonesia. Misalnya, soal maldistribusi dan disparitas kesehatan yang masih terjadi saat ini.
Baca juga : Kemenkum Ajukan Amnesti Tujuh Anggota KKB Papua
Adib mengakui, rasio dokter spesialis terhadap penduduk Indonesia baru 1,5 per 10 ribu penduduk. Angka itu akan bervariasi di setiap daerah, yang menandakan adanya distribusi yang belum merata.
Sedangkan dari sisi pelayanan, baru ada 22 rumah sakit di 17 provinsi yang mampu melayani stroke dan 12 provinsi yang bisa menjadi rujukan kanker.
Diingatkan Adib, Slsetiap negara harus punya regulasi dengan selective barrier. Jangan memudahkan dokter asing untuk masuk.
Baca juga : Kemenangan Ratu Zakiyah Akhirnya Dibatalkan MK
“Jangan sampai nanti masyarakat Indonesia hanya dijadikan pasar pelayanan saja," ingat Adib. KPJ
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Selasa, 25 Februari 2025 dengan judul "Perkuat SDM Kesehatan, Indonesia Gandeng Saudi"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.