RM.id Rakyat Merdeka - Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (Apkasi) kembali mempersiapkan agenda besar bagi para pemangku kepentingan di tingkat daerah.
Musyawarah Nasional (Munas) VI Apkasi akan digelar pada 30 Mei 2025 mendatang di Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.
Kabupaten yang dikenal dengan keindahan alam Likupang ini dipilih sebagai tuan rumah untuk menyambut perhelatan akbar yang juga bertepatan dengan peringatan 25 tahun berdirinya Apkasi.
Dalam konferensi pers yang digelar di Kantor Apkasi Jakarta, Kamis (13/3/2025), Pjs Ketua Umum Apkasi, Mochamad Nur Arifin, menyampaikan bahwa Munas kali ini akan menjadi momen penting bagi pemerintah kabupaten di seluruh Indonesia.
“Munas VI Apkasi tidak hanya menjadi ajang pemilihan Ketua Umum definitif untuk masa bakti 2025-2030, tetapi juga wadah untuk membahas isu-isu strategis terkait pembangunan daerah,” ujar Bupati Trenggalek yang akrab disapa Cak Ipin ini.
Cak Ipin menjelaskan, beberapa isu krusial yang akan dibahas dalam Munas antara lain wacana pemilihan kepala daerah melalui DPRD, revisi Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah, serta pengelolaan Transfer Keuangan ke Daerah dan Desa (TKDD).
“Kita juga akan membahas strategi alternatif pembiayaan daerah, terutama pasca efisiensi Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK). Ini penting agar daerah tetap mandiri secara fiskal,” tegasnya.
Baca juga : Atasi Banjir, Pemprov Dan Empat Daerah di Jabar Galang Dana Rp 500 Miliar
Selain itu, Apkasi juga akan mengusung potensi perdagangan karbon (carbon trading) sebagai salah satu solusi inovatif untuk meningkatkan kapasitas fiskal daerah.
“Kami telah menjajaki kerja sama dengan PT PLN Icon Plus untuk membangun proyek rendah karbon yang dapat disertifikasi dan diperdagangkan. Ini adalah peluang besar bagi daerah,” tambah Cak Ipin dengan semangat.
Munas VI Apkasi rencananya akan dibuka oleh Presiden Prabowo Subianto.
“Kami telah mengirimkan undangan ke Sekretariat Negara untuk menjadwalkan kehadiran Bapak Presiden. Kehadiran beliau sangat penting untuk memberikan arahan langsung kepada para bupati,” harap Cak Ipin.
Ia menegaskan, 85 persen wajah Indonesia berada di kabupaten, sehingga pembangunan nasional tidak akan berarti tanpa kontribusi nyata dari tingkat daerah.
Direktur Eksekutif Apkasi, Sarman Simanjorang, dalam kesempatan yang sama memaparkan peran strategis Apkasi selama 25 tahun terakhir.
“Sejak didirikan pada 30 Mei 2000, Apkasi telah menjadi wadah perjuangan bagi pemerintah kabupaten dalam meningkatkan kualitas pembangunan daerah dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Baca juga : Wagub Rano Minta Organisasi Perangkat Daerah Lebih Gesit Tangani Banjir Jakarta
Sarman menambahkan, Apkasi telah bertransformasi menjadi organisasi yang diperhitungkan, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga internasional.
Tema peringatan 25 tahun Apkasi, “25 Tahun Apkasi, 80 Tahun Indonesia, Bersatu Padu Membangun Persada”, menjadi penegasan komitmen organisasi ini untuk terus bersinergi dengan pemerintah pusat dan daerah dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
“Kami ingin menjadikan momen ini sebagai refleksi sekaligus pengukuhan komitmen Apkasi untuk terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa,” tegas Sarman.
Selain Munas, rangkaian acara HUT ke-25 Apkasi juga akan diisi dengan berbagai kegiatan menarik, seperti Pemilihan Puteri Otonomi Indonesia (POI) 2025, Women Program yang melibatkan Ketua Tim Penggerak PKK se-Indonesia, serta Likupang Fun Walk di Pantai Paal.
“Kami juga akan menggelar Apkasi Otonomi Expo pada Juli 2025, peluncuran Buku Best Practices Kabupaten, dan Apkasi Golf Tournament,” tambah Sarman.
Sebagai tuan rumah Munas VI Apkasi, Bupati Minahasa Utara, Joune J.E. Ganda, menyatakan kesiapan daerahnya untuk menyambut para peserta.
“Kami merasa terhormat dan bangga menjadi tuan rumah acara besar ini. Semua persiapan, mulai dari venue acara, penginapan, hingga destinasi wisata, telah kami siapkan dengan baik,” ujar Joune Ganda.
Baca juga : Menteri ESDM Dorong Sinergi Pusat Dan Daerah Wujudkan Ketahanan Energi
Hotel Sentra akan menjadi lokasi utama Munas dan syukuran HUT Apkasi, sementara Hotel Sutan Raja akan digunakan untuk malam final Pemilihan Puteri Otonomi Indonesia 2025.
“Kami juga akan menyediakan city tour ke destinasi wisata unggulan, seperti Likupang, yang merupakan salah satu destinasi prioritas nasional,” tambahnya.
Cak Ipin, yang pernah menjadi tuan rumah HUT Apkasi tahun lalu, menyebutkan bahwa acara semacam ini tidak hanya berdampak positif bagi silaturahmi antardaerah, tetapi juga bagi perekonomian lokal.
“Perputaran uang langsung selama acara bisa mencapai Rp 15-20 miliar. Ini belum termasuk transaksi tidak langsung yang terjadi antara tamu dengan pelaku UMKM,” ujarnya.
Sebelum acara konferensi pers dimulai, Pjs. Ketua Umum Apkasi didampingin Bupati Minahasa Utara dan Direktur Eksekutif memberikan santunan kepada anak yatim piatu secara simbolis.
Apkasi telah menyiapkan paket sembako dan uang tunai yang akan disalurkan melalui Yayasan Nurul Jannah yang berlokasi di Joglo Raya, Jakarta Selatan.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.