Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
Menteri ESDM Dorong Sinergi Pusat Dan Daerah Wujudkan Ketahanan Energi
Kamis, 27 Februari 2025 23:12 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menegaskan pentingnya sinergi antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah dalam mewujudkan ketahanan energi nasional. Salah satu langkah utama yang diambil adalah peningkatan lifting minyak dan gas bumi (migas) guna mengurangi ketergantungan pada impor energi.
“Pemerintah telah memangkas berbagai regulasi agar eksplorasi migas bisa berjalan lebih cepat dan meningkatkan lifting migas. Namun, peran Pemerintah Daerah juga sangat penting dalam mendukung percepatan ini,” ujar Bahlil saat menjadi narasumber dalam acara Magelang Retreat: Pembekalan Kepala Daerah 2025-2030 di Akademi Militer Magelang, Jawa Tengah, Kamis (27/2/2025).
Baca juga : Media Gathering Di Beijing, Dubes Djauhari Oratmangun Paparkan Kebijakan Prabowo
Ia meminta Pemerintah Daerah untuk segera mempermudah izin eksplorasi migas guna mempercepat proses lelang wilayah kerja migas. “Kalau ada izin daerah yang dibutuhkan dalam rangka percepatan proses lelang, segera dilakukan. Karena kalau tidak, maka kita semua adalah bagian yang ingin tetap impor migas terus,” tegasnya.
Untuk meningkatkan produksi migas, Kementerian ESDM telah menyusun berbagai strategi, salah satunya adalah intervensi sumur-sumur migas dengan teknologi canggih. Contohnya, di Blok Cepu, ExxonMobil berhasil meningkatkan produksi dari sekitar 100 ribu barrel oil per day (bopd) menjadi 163 ribu bopd setelah menerapkan teknologi terbaru. Hal serupa juga terjadi di Blok Rokan, yang saat ini berkontribusi sebesar 160-200 ribu bopd.
Baca juga : Bekali Kepala Daerah, Airlangga Dorong Sinergi Pusat-Daerah Buka Lapangan Kerja
Bahlil menekankan bahwa Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) harus mampu mengoptimalkan sumur-sumur migas yang ada dengan inovasi teknologi, salah satunya melalui metode Enhanced Oil Recovery(EOR). Teknologi EOR ini mampu menguras minyak lebih maksimal dan mempertahankan produktivitas sumur yang mulai menurun.
Selain itu, pemerintah juga berencana mengaktifkan kembali ribuan sumur idle yang masih memiliki potensi produksi. Dari total 16.990 sumur idle yang terdata, sekitar 4.495 sumur dapat kembali dioperasikan. “Sumur-sumur ini adalah aset negara yang seharusnya dimanfaatkan secara optimal, bukan dibiarkan terbengkalai oleh kontraktor,” ujar Bahlil.
Baca juga : Urban Farming Lorong Mekaar, Langkah PNM Wujudkan Asta Cita Ketahanan Pangan
Eksplorasi di wilayah Indonesia Timur menjadi fokus utama pemerintah, mengingat besarnya potensi cadangan migas di kawasan tersebut. Untuk menarik investasi dan mempercepat pengembangan migas di wilayah ini, pemerintah akan menawarkan skema kerja sama yang lebih fleksibel serta berbagai insentif menarik bagi investor.
Sebagai bagian dari strategi peningkatan produksi migas nasional, Kementerian ESDM juga akan melelang 60 Wilayah Kerja (WK) migas baru. Langkah ini diharapkan dapat menarik lebih banyak investasi dan mempercepat eksplorasi serta produksi migas dalam negeri.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya