BREAKING NEWS
 

Pratikno Pimpin Tim Delegasi Bantuan Kemanusiaan Untuk Korban Myanmar

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : MUHAMAD FIKY
Kamis, 3 April 2025 12:50 WIB
Pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar yang dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (3/4/2025)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno memimpin pengiriman bantuan kemanusiaan bagi korban gempa bumi di Myanmar yang dilakukan di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (3/4/2025).

Pengiriman bantuan ini merupakan bentuk solidaritas Indonesia terhadap negara-negara ASEAN serta bagian dari kepemimpinan Indonesia dalam upaya penanggulangan bencana di kawasan Asia Tenggara.

"Saya bersama Kepala BNPB, Kepala Basarnas, Komisi VIII DPR RI, serta perwakilan dari TNI, Polri, dan kementerian/lembaga terkait sebentar lagi akan berangkat ke Myanmar, menuju kota Naypyidaw, dan dijadwalkan tiba petang nanti. Setelah itu, kami akan terbang menuju Yangon," kata Pratikno. 

Untuk diketahui, gempa bumi berkekuatan 7,7 magnitudo mengguncang Sagaing Mandalay, Myanmar, pada Jumat (28/3/2025). 

Baca juga : KAI Pastikan Tiket Kereta Jarak Jauh Masih Tersedia Untuk Mudik

Guncangan tersebut, dirasakan hingga India, Bangladesh, Thailand, dan China, dan diikuti dengan gempa susulan berkekuatan 6,4 magnitudo. 

Bencana ini menyebabkan kerusakan besar pada infrastruktur, menewaskan sejumlah orang, dan menyebabkan ribuan warga kehilangan tempat tinggal. 

Pratikno menjelaskan, pengiriman bantuan ini telah melalui koordinasi lintas kementerian dan lembaga dalam Rapat Tingkat Menteri yang dilaksanakan pada Minggu (30/3/2025). 

Adsense

Hasil rapat tersebut menghasilkan keputusan strategis mengenai mekanisme bantuan, termasuk pengiriman Tim Urban Search and Rescue (USAR), Emergency Medical Team (EMT), serta bantuan logistik yang akan mendukung upaya tanggap darurat di Myanmar.

Baca juga : PMI Berangkatkan 7 Ton Bantuan Untuk Korban Gempa Di Myanmar Dari Bandara Soetta

“Bantuan yang kami kirimkan hari ini merupakan tahap ketiga. Tahap pertama telah diberangkatkan pada hari Senin yang lalu, diikuti tahap kedua pada hari Selasa dengan dua kloter. Hari ini, pada tahap ketiga, kami mengirim dua pesawat. Satu untuk penumpang dan satu pesawat untuk kargo," tuturnya. 

Sebelumnya, tim pendahulu telah diberangkatkan pada Senin (31/3/2025) untuk asesmen awal. Kemudian disusul pengiriman tim USAR dan TNI berjumlah 73 personel pada Selasa (1/4/2025) untuk operasi penyelamatan.

Eks Mensesneg ini mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkolaborasi dalam pengiriman bantuan ini. Termasuk kementerian dan lembaga terkait serta jajaran TNI/Polri yang turut mendukung kelancaran proses ini.

"Saya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah bekerja sama. Kolaborasi ini memungkinkan kita memberikan bantuan dengan cepat kepada saudara-saudara kita di Myanmar," ucapnya.

Baca juga : Naik Hercules, Bantuan Kemanusiaan Dari Indonesia Sampai Di Myanmar

Ditempat sama, Menteri Luar Negeri (Menlu) Sugiono mengatakan, gempa yang mengguncang Myanmar mengakibatkan korban jiwa dan kerusakan yang signifikan. Apalagi, jumlah korban terus bertambah seiring dengan kondisi keamanan dan politik di Myanmar yang belum kondusif.

"Sampai hari ini ada 2.886 korban jiwa dan 4.636 luka-luka, sementara masih ada kurang lebih 300 orang yang dinyatakan hilang," ungkapnya. 

Sugiono menambahkan, sampai saat ini belum ada laporan mengenai warga negara Indonesia yang ikut menjadi korban dalam bencana gempa di Myanmar.

Adapun, bantuan kemanusiaan tahap ketiga untuk para korban bencana gempa bumi Myanmar berupa obat-obatan, alat kesehatan dengan total seberat 124 ton senilai Rp 20,89 miliar, beserta 65 personel INASAR yang diangkut menggunakan pesawat kargo dan pesawat carter Garuda 747-800.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense