Sebelumnya
Puncak dari rangkaian kerja sama ini terjadi saat Presiden Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin menyaksikan penandatanganan dokumen kerja sama bilateral digital di Istana Konstantinovsky, St. Petersburg. Dokumen utama berupa Memorandum Saling Pengertian antara Kemkomdigi dan Kementerian Pengembangan Digital, Komunikasi, dan Media Massa Rusia akan menjadi panduan kerja sama selama lima tahun ke depan dan dapat diperpanjang otomatis.
Selain sektor digital, turut diteken tiga nota kesepahaman lain di bidang pendidikan tinggi, transportasi lintas negara, serta investasi antara Badan Pengelola Investasi Danantara dan mitra dari Rusia. Keempat dokumen ini menjadi bagian dari kerangka besar Deklarasi Kemitraan Strategis Indonesia-Rusia.
Baca juga : Prabowo Terapkan Diplomasi Strategis
Kerja sama ini sudah disiapkan sejak April 2025 saat Wakil Menteri Komunikasi dan Digital Nezar Patria menerima kunjungan Wakil Menteri Digitalisasi Rusia, Andrey Zarenin, di Jakarta. Saat itu, kedua belah pihak sepakat memperluas kerja sama di sektor broadband, layanan pos, e-commerce, hingga teknologi WDM (wavelength division multiplexing).
Nezar menegaskan, kerja sama ini akan membantu menurunkan biaya internet sekaligus memperkuat ketersediaan bandwidth internasional yang selama ini jadi hambatan. Selain itu, Kemkomdigi juga ingin mendorong pelatihan talenta digital untuk aparatur negara serta pengembangan industri media di Tanah Air. JAR
Baca juga : KKP Tegaskan, Pulau-pulau Indonesia Tidak Dijual
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 3, edisi Sabtu, 21 Juni 2025 dengan judul "Kemkomdigi Gandeng Rusia Bangun SDM Dan Ekosistem Digital"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.