BREAKING NEWS
 

Laporan Dari Jepang

Jaga Market, Menperin Minta Produsen Mobil Nggak Kerek Harga Dan PHK

Reporter & Editor :
ADITYA NUGROHO
Jumat, 11 Juli 2025 14:56 WIB
Menperin Agus Gumiwang Kartasasmita bertemu Toyota di Paviliun Indonesia di World Expo 2025 Osaka, Jumat (11/7/2025). (Foto: Aditya Nugroho/RM)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita meminta produsen otomotif untuk tidak menaikkan harga mobil untuk menjaga pasar yang sedang turun. Selain itu, Menperin minta mereka tidak melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). 

Hal tersebut disampaikan Menperin usai bertemu dengan Toyota Motor Corporation, Daihatsu Motor Co, Suzuki Motor Corporation di Paviliun Indonesia, World Expo 2025 Osaka, Jepang, Jumat (11/7/2025).

Menurut politisi Golkar itu, tiga perusahaan otomotif besar asal Jepang di Indonesia telah sepakat untuk tidak menaikkan harga jual kendaraan. Menperin langkah ini merupakan bentuk dukungan terhadap upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat dan mendorong pemulihan pasar domestik.

Menperin Agus Gumiwang Kartasasminta bersama jajaran Daihatsu.

Baca juga : Pemerintah Siap Intervensi, Kendalikan Harga Beras

“Untuk membantu market, saya minta ke semua dari tiga perusahaan itu untuk tidak sama sekali menaikkan harga dari jenis apapun. Kalau bisa, harga diturunkan lebih bagus. Ini untuk membantu market, paling tidak sampai market bergairah kembali,” ujar Agus.

Adsense

Ia menjelaskan, saat ini pasar otomotif memang sedang menghadapi tantangan yang signifikan, tapi ketiga perusahaan tersebut tetap menunjukkan optimisme terhadap prospek jangka panjang Indonesia. Menperin menekankan perusahaan tetap harus peka terhadap kondisi pasar yang sedang lesu.

“Sesulit apapun kondisi sekarang, kita sama-sama yakin dan optimis bahwa ini hanya bersifat sementara. Dalam waktu yang tidak terlalu lama, market Indonesia akan rebound, akan bergairah, orang akan mulai belanja kembali,” tuturnya.

Baca juga : Hanya 13 Ribu yang Nikmati, Mekeng Minta Dana Pendidikan Kedinasan Dipangkas

Menariknya, menurut Menperin, perusahaan-perusahaan tersebut juga berkomitmen untuk tidak melakukan PHK, tapi justru tetap membuka peluang kerja baru. Salah satunya adalah Toyota, yang berencana membawa anak-anak muda Indonesia ke Jepang untuk pelatihan sebagai bagian dari persiapan ekspansi dan peningkatan kapasitas SDM.

“Dari sektor otomotif, mudah-mudahan kalau kita bicara soal ketenagakerjaan, saya bisa sampaikan aman. Mereka tetap akan berusaha membuka lapangan kerja,” tegasnya.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) mencatat retail atau penjualan langsung ke konsumen pada Januari-Juni 2025 berjumlah 390.467 unit, lebih sedikit 9,7 persen dibandingkan periode yang sama tahun kemarin.

Baca juga : Balapan Di Kandang Sendiri, Max Verstappen Malah Tersingkir Di Lap Awal

Sementara wholesales atau distribusi dari pabrik ke dealer mengalami penyusutan 8,6 persen menjadi 374.740 unit, dari sebelumnya mencapai 410.020 unit.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense