Sebelumnya
Untuk mengatasinya, Samsul menekankan pentingnya pembangunan gudang yang terkoneksi secara digital.
“Kalau gudang-gudang ini terkoneksi secara digital, kita bisa mengendalikan yang namanya over supply dan over demand,” katanya.
Dia juga berharap, Kopdes Merah Putih dapat menjadi ujung tombak dalam digitalisasi logistik ini. Melalui pemanfaatan plafon kredit Pemerintah, koperasi ini dapat membangun infrastruktur penting seperti cold storage dan fasilitas pendukung lainnya.
Hingga saat ini, lebih dari 80 ribu unit Kopdes Merah Putih sudah berbadan hukum. Dari jumlah tersebut, 35.000 unit telah memiliki akun microsite, dengan 2.900 unit sudah memperbarui data mereka. Pemerintah menargetkan 15 ribu Kopdes Merah Putih dapat beroperasi penuh pada Agustus 2025.
Baca juga : Ditegaskan Sekjen Sugiono, Eks Wamenaker Noel Bukan Kader Gerindra
Setiap koperasi yang beroperasi harus memenuhi kriteria minimal, yaitu memiliki satu gerai usaha dan lokasi yang terverifikasi.
Ke depannya, setiap Kopdes Merah Putih akan memiliki berbagai unit usaha, mulai dari gerai sembako, elpiji, dan pupuk bersubsidi, hingga klinik, apotek, pergudangan, logistik dan unit simpan pinjam.
Ketua Umum Apdesi Merah Putih Anwar Sadat mengajak seluruh kepala desa se-Indonesia bergandeng tangan, bersama-sama memajukan desa.
Dia juga mengajak kepala desa berkolaborasi, termasuk dengan Kementerian Desa PDT untuk saling melengkapi, menyelesaikan persoalan yang di desa.
Baca juga : Demokrat Sulsel: Anak Muda Mesti Paham Soal Demokrasi
“Perlu aksi konkret agar Indonesia Maju, Indonesia Emas bisa kita capai tahun 2045,” kata Anwar.
Ketua Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Apdesi Merah Putih Kabupaten Bogor Abdul Azis Anwar mengatakan, Pemerintah Desa memiliki peran penting dalam mengawal kesuksesan Kopdes Merah Putih. Terutama kepala desa.
“Peran strategis kepala desa sangat menentukan karena pengurus-pengurus Kopdes Desa Merah Putih tidak bisa akan mengajukan pinjaman ke Himbara tanpa persetujuan kepala desa,” tuturnya.
Dalam kesempatan itu, Yandri bersama Wakil Mendes PDT Ahmad Riza Patria, Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, Wakil Menteri Transmigrasi Viva Yoga Mauladi dan Ketum Apdesi, resmi meluncurkan Aplikasi Desa Merah Putih. Hadir juga Sekjen Kemendes PDT Taufik Madjid, hingga Pejabat Tinggi Madya dan Pratama. ASI
Baca juga : Pakai Rompi Orange No. 40 Wajah Gusar, Mulut Ngoceh
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Selasa, 26 Agustus 2025 dengan judul "Bangun Desa Untuk Pemerataan Ekonomi, Mendes Ajak Apdesi Sukseskan Asta Cita"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.