RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) Abdul Muhaimin Iskandar melakukan kunjungan kerja ke Nusa Tenggara Barat (NTB) menghadiri Festival Kemudahan dan Perlindungan UMKM, Selasa (16/9/2025).
Dalam agenda tersebut, Muhaimin berdialog langsung dengan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).
Dalam sambutannya, Menko PM menegaskan, Pemerintah berkomitmen memperkuat ketangguhan ekonomi UMKM sebagai penopang penciptaan lapangan kerja.
Baca juga : Airlangga: 17 Paket Ekonomi 2025 Siap Genjot Pertumbuhan Dan Lapangan Kerja
"Sebagaimana arahan Presiden Prabowo, Pemerintah menjamin Pajak Penghasilan (PPh) Final UMKM tetap 0,5% sampai 2029. Penyaluran KUR dipercepat untuk serap tenaga kerja, dan iuran BPJS Ketenagakerjaan diberi diskon agar pekerja UMKM terlindungi," ujarnya.
Menteri dari PKB ini menambahkan, kebijakan tersebut dirancang sebagai ekosistem perlindungan UMKM yang diperkuat secara berkelanjutan melalui kolaborasi multipihak.
"UMKM adalah tulang punggung ekonomi nasional. Pemerintah tidak akan membiarkan mereka jalan sendiri. Negara akan terus dampingi agar UMKM makin kuat, sejahtera dan membuka lebih banyak kerja," tegasnya.
Baca juga : Ratas di Istana, Pemerintah Fokus Percepat Program Ekonomi Dan Lapangan Kerja
Cak Imin sapaan Muhaimin ini juga menjelaskan, kebijakan ini bagian dari paket ekonomi 8+4+5 yang tengah dijalankan Pemerintah. Paket tersebut mencakup 8 program perlindungan sosial dan pemberdayaan, 4 kebijakan penguatan UMKM dan koperasi, serta 5 strategi peningkatan daya saing ekonomi nasional.
“Lewat kerangka besar ini, dukungan menyeluruh diberikan, mulai fiskal, akses pembiayaan, jaminan sosial, hingga peningkatan kualitas produk dan pasar,” kata Muhaimin.
Ia mengapresiasi kepada pelaku UMKM. “Negara berterima kasih kepada bapak-ibu pelaku UMKM yang jadi garda depan kemandirian ekonomi Indonesia,” pungkasnya.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.