RM.id Rakyat Merdeka - Menteri Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) Maman Abdurrahman mengajak anggota Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) di seluruh Indonesia, ikut memberdayakan ekonomi dan mengisi ceruk atau peluang di bidang kewirausahaan sebagai wujud nyata kontribusi terhadap bangsa.
Dia menegaskan, HMI jangan hanya terjebak pada pasar politik untuk merebut posisi-posisi kekuasaan. “Ada ceruk yang jauh lebih besar, yang justru mampu memberi kontribusi nyata bagi masyarakat dan publik. Apa itu? Menjadi pengusaha,” ujarnya dalam keterangan resmi, Rabu (1/10/2025).
Baca juga : Kebijakannya Jempolan, Purbaya Dipuji Pengusaha AS
Maman menjelaskan, saat ini terdapat sekitar 57 juta pelaku UMKM di seluruh Indonesia. Jumlah tersebut menjadikan UMKM sebagai sektor yang mampu menyerap tidak kurang dari 115 juta tenaga kerja.
“Ceruk usaha ini menawarkan peluang dan kesempatan bagi kalian untuk bisa bertahan sekaligus memperoleh manfaat ekonomi yang nyata,” tegasnya.
Baca juga : Pertamina NRE Ajak Siswa SMP Peduli Lingkungan Sejak Dini
Melalui ajang UMKM Go Digital ini, Menteri Maman mengapresiasi inisiatif PB HMI untuk menumbuhkan semangat kewirausahaan sebagai salah satu solusi bagi persoalan ekonomi bangsa. Dia mengatakan, langkah HMI sudah menjadi pionir dalam mengisi ruang kontribusi sebagai tulang punggung perekonomian negara.
Bayangkan, kontribusi UMKM terhadap PDB mencapai 57-60 persen. Sementara sektor di luar UMKM hanya sekitar 40-43 persen. “Jadi kalau kalian benar-benar ingin berkontribusi kepada bangsa dan negara, UMKM adalah salah satu ruang dan kesempatan terbaik itu,” katanya.
Baca juga : Kementerian Imipas Borong 6 Penghargaan Di AHI 2025
Sementara, Ketua Umum PB HMI Bagas Kurniawan menegaskan komitmennya untuk terus menggelorakan narasi penguatan UMKM. “Suka tidak suka, UMKM adalah tulang punggung ekonomi bangsa. Lebih dari 99 persen pengusaha di Indonesia adalah UMKM, dan inilah sektor riil yang menggerakkan ekonomi masyarakat,” ucapnya.
Kegiatan UMKM Go Digital yang digagas PB HMI ini merupakan bagian dari rangkaian upaya agar organisasi dapat terus mendorong UMKM naik kelas di masa mendatang.
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.