BREAKING NEWS
 

Kemenhan Tetapkan 130 Personel Komcad Berkuda di Monas

Reporter : DANU ARIFIANTO
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Rabu, 1 Oktober 2025 21:41 WIB
Kepala Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) Kemenhan Letjen Gabriel Lema usai upacara penetapan 130 personel Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda Matra Darat tahun anggaran 2025 di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025). (Foto: RM.ID/DNU)

RM.id  Rakyat Merdeka - Kementerian Pertahanan melalui Badan Cadangan Nasional (Bacadnas) resmi menetapkan 130 personel Komponen Cadangan (Komcad) Berkuda Matra Darat tahun anggaran 2025. Upacara penetapan berlangsung di Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (1/10/2025) sore WIB, dipimpin langsung oleh Kepala Bacadnas Kemenhan, Letjen TNI Gabriel Lema.

Mantan Pangdam XVIII/Kasuari itu menjelaskan, pembentukan Komcad Berkuda merupakan bagian dari sistem pertahanan negara yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat sesuai amanat Undang-Undang Dasar. Sehingga, kewajiban bela negara bukan tanggung jawab TNI saja, melain juga tugas setiap warga negara tanpa memandang profesi.

“Komcad Berkuda ini kita bentuk karena kuda memiliki peran historis dan strategis dalam pertahanan maupun kebutuhan mobilitas. Sejarah mencatat pejuang nasional kita, mulai dari Pangeran Diponegoro, Sultan Hasanuddin, hingga Jenderal Besar Sudirman, tak lepas dari peran kuda dalam perjuangan,” ujar Gabriel Lema usai upacara.

Baca juga : Kemenhan Serahkan 17,4 Juta Obat untuk 2.000 Kopdes Merah Putih

Menurutnya, kuda hingga kini masih relevan digunakan dalam mendukung operasi militer, terutama di wilayah dengan kondisi geografis sulit dijangkau kendaraan bermotor. Selain itu, kuda dapat dimanfaatkan untuk mobilisasi logistik, evakuasi medis, hingga menjangkau daerah pedalaman.

Adsense

“Diorama bangsa kita terbentang luas, konektivitas antarwilayah dari kota hingga pelosok desa masih memerlukan kuda sebagai sarana transportasi yang efektif. Bahkan dalam konteks kekinian, TNI tetap menggunakan kuda sebagai alat pendukung penggandaan kekuatan,” jelasnya.

Sebelum ditetapkan, 130 personil Komcad berkuda ini mengikuti pendidikan dan pelatihan dasar militer selama hampir satu bulan di Pusat Pendidikan Kavaleri, Padalarang, Jawa Barat. Kurikulum pelatihan yang diberikan pun dirancang khusus agar siap dikerahkan kapan saja bila negara membutuhkan.

Baca juga : Prabowo Targetkan 82 Juta Penerima Program Makan Bergizi Gratis

“Negara tidak selalu berada dalam situasi normal. Saat kondisi tertentu, komponen cadangan diperlukan untuk memperkuat komponen utama. Termasuk Komcad Berkuda yang siap siaga dengan kemampuan serta sarana pendukungnya,” tegasnya.

Pembentukan Komcad Berkuda ini menjadi bagian dari strategi Kemenhan dalam memperkuat sistem pertahanan semesta yang melibatkan seluruh sumber daya nasional, baik manusia maupun sarana pendukung.

Untuk sejarahnya sendiri, pasukan berkuda TNI AD dimulai sejak awal 1950, ketika mereka menerima 20 kuda dari Tentara Kerajaan Hindia Belanda (KNIL). Sejak saat itu, pasukan berkuda yang merupakan cikal bakal Korps Kavaleri terus berkembang hingga sekarang menjadi Pusat Kesenjataan Kavaleri (Pussenkav).

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense