BREAKING NEWS
 

Presiden Pimpin Sidang Kabinet Paripurna: Maaf, Saya Sering Menyita Istirahatmu

Reporter : KHOIRUL UMAM
Editor : SISWANTO
Selasa, 21 Oktober 2025 08:44 WIB
Presiden Prabowo Subianto memberikan arahan dalam Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025). (Foto: Dok. Setkab)

RM.id  Rakyat Merdeka - Tepat setahun pemerintahan, Presiden Prabowo Subianto menggelar Sidang Kabinet Paripurna, di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/10/2025). Selain membahas capaian kinerja, Presiden mengapresiasi kerja keras para anak buahnya. Bahkan, Presiden tak sungkan menyampaikan permohonan maaf.

“Saya mohon maaf, terutama kepada keluargamu, karena sering menyita hari istirahatmu. Sabtu-Minggu saya panggil, saya telepon malam-malam atau pagi-pagi sekali, saudara tetap angkat,” ujar Prabowo, disambut tawa ringan para menteri.

Sidang dimulai pukul 15.30 WIB, dihadiri lengkap jajaran Kabinet Merah Putih. Para menteri tampak rapi dengan batik coklat lengan panjang, sebagian membawa map tebal dan tablet berisi laporan capaian kinerja. 

Susunan tempat duduk dibuat berbentuk persegi empat dengan latar belakang layar besar bertuliskan Sidang Kabinet Paripurna dan deretan 20 bendera Merah Putih berjajar rapi di belakang Presiden.

Di sisi kanan Prabowo, duduk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Sedangkan jajaran Menko dan menteri teknis mengapit di sisi lain. Suasana rapat sederhana namun tertib. Hanya ada papan nama jabatan, suguhan kue basah, dan segelas air putih di tiap meja.

Dalam arahannya, Prabowo mengawali dengan rasa syukur karena pemerintahannya berjalan sesuai koridor. “Kita berdiri di depan rakyat dengan penuh kehormatan dan kepercayaan diri. Kita telah bekerja keras, dan hasilnya mulai dirasakan rakyat,” ucapnya.

Baca juga : Tumpuk Duit Triliunan di Bank, Pemda Disentil Purbaya

Ia mencontohkan capaian ekonomi yang stabil di tengah guncangan global. “Sekarang ada 110 konflik bersenjata di dunia, tapi ekonomi kita tetap tumbuh positif. Ini bukti kerja tim yang solid,” ujarnya.

Prabowo mengibaratkan satu tahun pemerintahannya seperti pertandingan sepak bola. “Babak pertama ini ada yang jadi striker, ada yang bertahan, ada yang masih di bangku cadangan menunggu peran. Semua bagian penting dari tim,” katanya sambil tersenyum.

Dalam sidang itu, Prabowo juga menyinggung lahirnya Danantara Indonesia, lembaga dana kekayaan negara (sovereign wealth fund) yang disebutnya sebagai salah satu capaian strategis di tahun pertama kepemimpinannya.

“Sekarang aset yang terkonsolidasi mencapai lebih dari 1 triliun dolar AS, menempatkan kita di posisi kelima atau keenam terbesar di dunia,” bebernya bangga.

Adsense

Menurut Prabowo, Danantara bukan sekadar simbol kekuatan ekonomi, tapi kendaraan besar untuk menggerakkan investasi strategis nasional. Salah satunya, pembangunan 34 fasilitas pengolahan limbah sampah menjadi energi listrik (WtE) di berbagai kota besar dalam dua tahun ke depan.

“Kita mulai 34 proyek. Ini tinggal pembiayaan dan penilaian teknologi. Karena ini menyangkut kebersihan dan kesehatan rakyat,” tegasnya.

Baca juga : Inflasi Terjaga di 2 Persen, Presiden ke-8 Puji Presiden ke-7

Ketua Umum Partai Gerindra itu juga menyoroti serius persoalan sampah yang kian menggunung. Terutama di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Bali. “Kalau tidak salah, di Bantar Gebang saja sudah puluhan juta ton. Kalau hujan deras, bisa membahayakan kampung sekitar. Ini darurat,” ujarnya dengan nada tinggi.

Ia menegaskan, kebersihan adalah kunci kemajuan pariwisata nasional. “Bagaimana pariwisata mau naik kalau Bali saja belum bisa bersih? Bayangkan turis mau datang ke tempat yang kotor? Terima kasih Danantara, segera dilaksanakan,” cetusnya.

Dari luar Istana, gebrakan Presiden Prabowo dalam setahun pemerintahannya mendapat apresiasi. Direktur Eksekutif Indonesia Political Review (IPR) Iwan Stiawan menilai semangat kerja Prabowo menjadi teladan nyata bagi seluruh jajaran pemerintahan.

Menurutnya, Presiden Prabowo adalah contoh pemimpin yang tidak berhenti bekerja untuk rakyat. Dedikasinya tercermin dari sikapnya yang tetap menjalankan tugas bahkan di hari libur. 

"Ini bukan soal pencitraan, tapi komitmen terhadap tanggung jawab besar yang diemban,” tegas Iwan, kepada Rakyat Merdeka

Semangat kerja keras Prabowo berbanding lurus dengan hasil kinerja pemerintahan yang kini mendapat apresiasi tinggi dari masyarakat. Berbagai hasil survei menunjukkan tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Presiden Prabowo berada di atas 70 persen, bahkan ada yang mencapai 83 persen. 

Baca juga : WNA Jadi Bos BUMN, Rosan: Ada Di UU, Baca Lebih Dalam

"Ini bukti nyata bahwa masyarakat merasakan dampak positif dari kebijakan dan kerja pemerintah,” bebernya. 

Kendati begitu, ia mengingatkan dedikasi dan etos kerja Presiden perlu diimbangi oleh seluruh jajaran kabinet. "Jangan sampai ada yang tidak mampu mengikuti gaya kerja beliau yang cepat, tegas, dan fokus pada hasil. Seluruh menteri harus bekerja dengan ritme yang sama agar target-target nasional tercapai,” pungkasnya. 

Sebelumnya, Poltracing Indonesia baru saja mengeluarkan rilis terkait 1 tahun Pemerintahan Prabowo-Gibran. Dalam survei anyar itu, Poltracing Indonesia mencatat, 81,5 persen rakyat percaya terhadap Pemerintahan Prabowo-Gibran. Sedangkan 78,1 persen menyatakan puas dengan kinerja Prabowo-Gibran. Angka tinggi yang jarang didapat pemerintahan di tahun pertama.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense