RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum (PU) mulai membangun Sekolah Indonesia Luar Negeri (SILN) di Riyadh dan Jeddah, Arab Saudi. Sekolah ini diperuntukkan bagi anak-anak Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal atau bekerja di Arab Saudi.
Langkah ini menjadi bukti komitmen Pemerintah dalam menghadirkan akses pendidikan berkualitas bagi seluruh warga negara, di mana pun mereka berada.
Pembangunan dua sekolah ini juga merupakan wujud nyata visi besar Presiden Prabowo Subianto, yang menempatkan pendidikan sebagai pilar utama kemandirian bangsa.
Baca juga : Setahun Diplomasi Prabowo, Indonesia Makin Disegani Dunia
"Presiden selalu menekankan bahwa kemajuan sejati tidak diukur dari kekayaan alam, tapi dari kekuatan moral dan kualitas manusia,” kata Menteri PU, Dody Hanggodo dalam keterangannya Kamis (23/10/2025)
Sekolah Indonesia Riyadh dibangun di Jalan Ar Radadi, Al Maather, di atas lahan seluas 7.507 meter persegi dengan bangunan tiga lantai yang mampu menampung 570 siswa. Sekolah ini memiliki 17 ruang kelas, 15 laboratorium dan ruang praktik, serta fasilitas publik seperti masjid, perpustakaan, lapangan mini soccer, auditorium, roof garden, dan kantin.
Sementara itu, SILN Jeddah berdiri di Al Andalus District, di atas lahan 3.600 meter persegi. Bangunan dua lantai ini menggantikan sekolah lama jenjang SMA yang sudah berusia 20 tahun. Lokasinya strategis, dekat dengan berbagai fasilitas pendidikan, masjid, dan pusat kesehatan, serta mudah diakses dari tiga jalan utama: Al Salehi, Al Bouraidi dan Ibrahim Al Jaffali.
Baca juga : Tamsil: Setahun Pemerintahan Prabowo Tunjukkan Keberpihakan Pada Daerah
"Pembangunan SILN Riyadh dan Jeddah ini bukan sekadar proyek fisik. Ini simbol kasih sayang negara kepada warganya dan simbol persahabatan abadi antara Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi," tutur Dody.
Ia menambahkan, hubungan Indonesia dan Arab Saudi bukan hanya bersifat diplomatik, tetapi juga hubungan batin antara dua bangsa yang diikat oleh iman dan kehormatan.
"Melalui pendidikan, kita membangun peradaban. Melalui SILN, kita ingin menunjukkan bahwa Indonesia hadir di dunia bukan hanya untuk berdagang atau bekerja, tetapi untuk belajar dan berbagi," ucapnya.
Baca juga : Pramono Bakal Bangun Sensory Land Kids Di Seluruh Kota dan Kabupaten Jakarta
Atas nama Pemerintah, Ia menyampaikan apresiasi kepada Kerajaan Arab Saudi atas dukungan dan persahabatan dalam pembangunan sekolah serta berharap proyek ini selesai tepat waktu dan berkualitas tinggi sebagai bukti tata kelola yang baik.
"Hari ini kita tidak hanya meletakkan batu, tetapi juga menegakkan cita dan doa bangsa. Dari tanah Riyadh yang penuh berkah, mari kita jadikan setiap langkah pembangunan sebagai ibadah dan setiap ruang sekolah sebagai taman ilmu dan persahabatan,” pungkasnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.