BREAKING NEWS
 

Uni Eropa Gelar EHEF 2025, Tawarkan 1.000 Beasiswa dan Program Teknik Hijau

Reporter : HENDRAWAN KOSIM WIJAYA
Editor : OKTAVIAN SURYA DEWANGGA
Selasa, 28 Oktober 2025 16:44 WIB
Foto: Delegasi Uni Eropa.

RM.id  Rakyat Merdeka - Delegasi Uni Eropa (EU) untuk Indonesia akan kembali menyelenggarakan European Higher Education Fair (EHEF), pameran tahunan yang menghadirkan beragam peluang pendidikan tinggi di seluruh Eropa.

Tahun ini, EHEF akan digelar di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, pada 6 November 2025 untuk ke-6 kalinya, serta di Catur Dharma Hall, Menara Astra, Jakarta, pada 8–9 November 2025 untuk ke-17 kalinya.

Selama kegiatan, pengunjung dapat bertemu langsung dengan lebih dari 100 institusi pendidikan tinggi Eropa, serta lembaga beasiswa Indonesia seperti Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) dan Beasiswa Garuda.

Mereka dapat mengeksplorasi beragam program studi dan kesempatan beasiswa yang tersedia di Eropa.

“Delegasi Uni Eropa untuk Indonesia berbangga dapat menyelenggarakan EHEF sejak tahun 2008. EHEF membuktikan komitmen Tim Eropa untuk mendukung mahasiswa Indonesia yang ingin menempuh pendidikan di Eropa, serta bagi institusi pendidikan tinggi Indonesia yang ingin menjalin kemitraan dengan universitas-universitas Eropa,” ujar H.E. Denis Chaibi, Duta Besar Uni Eropa untuk Indonesia.

Baca juga : INARI Expo 2025 Jadi Magnet Inovasi Dan Teknologi Nasional

Ia menambahkan, pendidikan tinggi memainkan peran penting dalam strategi Global Gateway EU, yang mendorong inovasi, pengembangan keterampilan, dan pemahaman lintas budaya untuk mendukung pertumbuhan berkelanjutan serta transformasi digital di seluruh dunia.

"Dengan berinvestasi dalam kemitraan dan peluang pendidikan, EU berkomitmen memberdayakan generasi pemimpin global berikutnya dan berkontribusi pada masa depan yang lebih terhubung, sejahtera, dan tangguh," tuturnya.

EHEF menjadi ajang penting bagi pelajar, orang tua, dan profesional muda untuk mengenal berbagai pilihan pendidikan tinggi dan penelitian di Eropa.

Tahun ini, lebih dari 80 institusi akan berpartisipasi di Yogyakarta dan lebih dari 100 institusi di Jakarta. Negara peserta antara lain Belgia, Jerman, Irlandia, Spanyol, Prancis, Italia, Latvia, Hongaria, Belanda, Austria, Polandia, Rumania, Slovakia, Finlandia, Swedia, serta partisipasi dari Uni Eropa dan Indonesia yang diwakili oleh LPDP dan Beasiswa Garuda.

Adsense

Institusi peserta akan memberikan informasi mengenai sistem pendidikan, profil universitas, program studi, peluang beasiswa, cara pendaftaran, serta tips kesiapan hidup mandiri dan adaptasi sosial budaya bagi pelajar Indonesia.

Baca juga : Asian Youth Games 2025, Srikandi Voli Melaju Ke Perempat Final

Setiap tahun, Uni Eropa dan negara-negara anggotanya memberikan lebih dari 1.000 beasiswa kepada pelajar dan akademisi Indonesia melalui program Erasmus+ maupun beasiswa nasional dari masing-masing negara anggota.

Secara total, lebih dari 4.000 pelajar dan akademisi Indonesia menempuh pendidikan di Eropa setiap tahunnya, baik dengan beasiswa maupun biaya mandiri.

Selain pameran utama, EHEF Indonesia 2025 juga akan menghadirkan presentasi dari tiap negara anggota EU dan sesi kelas (khusus di Yogyakarta) yang membahas keunggulan universitas peserta, tips sukses studi di luar negeri, serta diskusi tentang keberlanjutan dan inovasi teknologi hijau.

Tahun ini, Uni Eropa juga akan secara resmi meluncurkan “1,000 Green Engineering” website, platform yang menyediakan informasi terkurasi tentang program teknik hijau, pelatihan vokasi, dan kursus di universitas-universitas negara anggota EU, termasuk peluang beasiswa yang tersedia.

Inisiatif ini bertujuan mendukung penggerak perubahan masa depan Indonesia dalam mengeksplorasi pendidikan teknik hijau di Eropa.

Baca juga : BP Tapera Gencarkan Sosialisasi Program Perumahan Di Sumut

Mahasiswa dan peneliti Indonesia diharapkan mampu mengembangkan solusi inovatif terhadap tantangan global seperti perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, dan ekonomi sirkular, sejalan dengan komitmen bersama untuk masa depan yang hijau dan berkelanjutan.

Uni Eropa merupakan persatuan ekonomi dan politik dari 27 negara anggota, yang bersama-sama membangun kawasan stabil, demokratis, dan berkelanjutan, dengan menjunjung tinggi keragaman budaya, toleransi, serta kebebasan individu.

Pada tahun 2012, Uni Eropa menerima Penghargaan Nobel Perdamaian atas kontribusinya dalam mewujudkan perdamaian, rekonsiliasi, demokrasi, dan hak asasi manusia di Eropa.

Saat ini, Uni Eropa adalah blok perdagangan terbesar di dunia, sekaligus penyumbang terbesar Bantuan Pembangunan Resmi (ODA) secara global.

Ke-27 negara anggota Uni Eropa (berdasarkan urutan protokol) adalah.Belgia, Bulgaria, Republik Ceko, Denmark, Jerman, Estonia, Irlandia, Yunani, Spanyol, Prancis, Italia, Siprus, Latvia, Lituania, Luksemburg, Hongaria, Malta, Belanda, Austria, Polandia, Portugal, Rumania, Slovenia, Slovakia, Finlandia, dan Swedia.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense