Sebelumnya
Dalam pertemuan itu, dibahas sejumlah isu penting terkait penyelenggaraan haji 2026, antara lain pemeriksaan kesehatan jemaah (istitho’ah), pelaksanaan dam secara resmi melalui lembaga Adahi dan platform Nusuk Masar, serta integrasi data jemaah mencakup kloter, penerbangan, hotel dan transportasi.
Baca juga : Dave Laksono: Pembatasan Ini Harus Proporsional
Pemerintah Arab Saudi menegaskan pentingnya aspek kesehatan sebagai syarat utama keberangkatan jemaah. Pemerintah Indonesia pun akan memperketat proses pemeriksaan untuk memastikan seluruh calon jemaah memenuhi standar kesehatan. Selain itu, sejumlah syarikah asal Arab Saudi telah membuka kantor di Indonesia untuk memperkuat koordinasi dan memperlancar operasional haji.
Baca juga : Kawiyan: Penggunaan Game Online Dibatasi Saja
Penandatanganan MoU ini menjadi langkah awal menuju penyelenggaraan Haji 1447 H/2026 M yang lebih tertib, sehat dan berkeadaban, sekaligus memperkokoh hubungan bilateral Indonesia–Arab Saudi dalam pelayanan jemaah haji. JAR
Baca juga : Redenominasi Rupiah Butuh Sosialisasi Dan Waktu Transisi
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Rabu, 12 November 2025 dengan judul "Persiapan Haji 2026 Dimulai RI Dapat Kuota 221 Ribu"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.