RM.id Rakyat Merdeka - Pemerintah menegaskan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) bukan sekadar intervensi gizi, tetapi agenda pembangunan jangka panjang yang selaras dengan tujuan global penghapusan kelaparan.
Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Kementerian PPN/Bappenas) menyebut program ini berpotensi menggerakkan ekonomi lokal jika dikelola dengan ekosistem pangan daerah.
Menteri PPN/Kepala Bappenas, Rachmat Pambudy menegaskan, Program MBG sejalan dengan upaya Indonesia mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini bahkan dinilai memiliki potensi memberikan dampak positif bagi perekonomian masyarakat.
Baca juga : Kelakar Kaesang Di Rakerwil Sulteng, PSI Harus Lebih Baik Dari Partai NasDem
Pernyataan tersebut disampaikan Rachmat dalam acara SDGs Action Award bagi pemerintah daerah, perusahaan, dan organisasi masyarakat sipil di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (19/11/2025).
Dijelaskan, salah satu dari 17 tujuan SDGs yang disepakati seluruh anggota Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) adalah menghapuskan kelaparan. Oleh karena itu, program MBG yang digagas Pemerintah sangat relevan untuk mempercepat pencapaian tujuan tersebut sekaligus menghadirkan manfaat lain dari sisi ekonomi dan sosial.
Menurut Rachmat, Program MBG juga dapat memberi dorongan ekonomi apabila tata kelolanya memanfaatkan sumber daya lokal. Selain itu, peningkatan implementasi MBG membuka peluang kerja bagi masyarakat sekitar.
Baca juga : Ayo, Teladani Semangat Para Pahlawan Nasional
“Ketika kita membangun makanan bergizi, upayakan dari ekosistem lokal, dari makanan wilayah sekitar tempat MBG dilaksanakan. Yang kedua, upayakan jangan ada sisa atau no food waste. Ketiga, tingkatkan peran masyarakat sekitar,” katanya.
Ditegaskan, Pemerintah terus berupaya mewujudkan tujuan SDGs lainnya melalui penguatan sektor kesehatan dan pendidikan. Langkah ini sejalan dengan amanat konstitusi dan citacita nasional untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Program pemerintah Indonesia saat ini yang utama adalah tidak boleh ada yang kelaparan, sebisanya tidak boleh ada orang sakit, dan tidak boleh ada yang tidak mendapat layanan pendidikan. Oleh karena itu, pemerintah berupaya menghapus kelaparan, mencerdaskan bangsa, dan menyehatkan masyarakat,” paparnya. SSL
Baca juga : Gelar RUPSLB, BSN Siap Jadi Katalis Penguat Pasar Syariah
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 5, edisi Kamis, 20 November 2025 dengan judul "Menghapus Kelaparan Dari Hulu Peta Jalan Program MBG Masuk Di Agenda SDGs"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.