RM.id Rakyat Merdeka - Harapan ratusan keluarga di Kabupaten Fakfak, Papua Barat, akhirnya jadi kenyataan. Setelah bertahun-tahun tertahan biaya pemasangan, rumahrumah warga kini resmi terang benderang berkat program Bantuan Pasang Baru Listrik (BPBL) dari pemerintah.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia turun langsung ke Fakfak, Minggu (16/11/2025). Dia meresmikan penyalaan listrik bagi 100 penerima BPBL pertama di kabupaten tersebut.
Baca juga : DPR Siapkan Bab Khusus Cegah Bullying Di Sekolah
Dalam sambutannya, Menteri Bahlil menyampaikan meski program BPBL sudah berjalan sejak 2022 dan menjangkau 367.210 rumah tangga, Kabupaten Fakfak baru tersentuh pada 2024.
Berdasarkan data Kementerian ESDM, realisasi BPBL di Fakfak baru dimulai 2024 dengan capaian 102 rumah tangga.
Baca juga : Menekraf: Desain Grafis Perkuat Industri Kreatif
Peresmian 100 rumah tangga penerima BPBL di Fakfak, yang tersebar di 10 kecamatan, menandai percepatan signifikan program perluasan akses listrik di wilayah tersebut. Jumlah ini merupakan bagian dari target 292 rumah tangga yang akan menerima bantuan sepanjang tahun ini, dari total 4.550 rumah tangga untuk Provinsi Papua Barat.
Bahlil Lahadalia menegaskan BPBL merupakan wujud keadilan energi sekaligus amanat konstitusi. Dia menekankan bahwa manfaat terbesar program ini adalah meringankan beban finansial masyarakat yang sebelumnya tidak mampu menyambungkan listrik ke rumah mereka.
Baca juga : Desain Medali GHM 2025 Disorot Golkar Gorontalo
“Melalui BPBL, masyarakat kini dapat menikmati akses listrik yang layak tanpa harus memikirkan biaya pemasangan, yang selama ini menjadi kendala,” kata Bahlil.
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.