Sebelumnya
Undang Kepolisian Hong Kong
Apel Kasatwil 2025 juga menghadirkan Hong Kong Police Force (HKPF) sebagai pembicara. Undangan diberikan untuk mempelajari model penanganan demonstrasi yang mengutamakan pendekatan humanis.
“Kita mengundang pembicara dari Kepolisian Hong Kong, terkait kita ingin mencari model penanganan aksi, khususnya kebebasan mengeluarkan pendapat,” kata Kapolri, Rabu (26/11/2025).
Baca juga : Tutup Celah Kerawanan Pemilu Di Luar Negeri
Kapolri memaparkan arah perubahan doktrin Polri dalam menangani demonstrasi. Dia menjelaskan, selama ini orientasi pengamanan lebih dominan dibanding pendekatan pelayanan. Polri ingin memperkuat pandangan bahwa demonstrasi merupakan hak demokrasi masyarakat.
“Bagaimana kita mengubah doktrin, dari menjaga menjadi melayani, khusus untuk saudara-saudara yang menjalankan hak kebebasan berpendapat,” jelas Kapolri.
Mantan Kabareskrim ini menegaskan, Polri tetap memiliki konsep penanganan apabila massa berkembang menjadi rusuh. Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas) menjadi prioritas menjaga stabilitas nasional.
Baca juga : Dukungan Terus Mengalir, Emil: Ketua Demokrat Jatim Prerogatif DPP
“Apabila tidak kita kendalikan akan berdampak pada stabilitas Kamtibmas, fasilitas publik dan sektor ekonomi yang harus kita jaga,” terangnya.
Penanganan aksi massa menjadi bagian evaluasi Apel Kasatwil 2025. Agenda transformasi Polri juga memperhatikan penyesuaian terhadap regulasi baru dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP). Polri menyiapkan pembaruan strategi organisasi untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.
“Ini evaluasi dan pembahasan karena adanya KUHP baru dan isu terbaru yang harus kita perbaiki,” tuturnya.
Baca juga : Pemilu Nasional Dan Lokal Dipisah, Pengawasan Kuat
Kegiatan ini juga dihadiri tujuh atase polisi (ATPOL) negara sahabat yaitu Australia, Amerika Serikat atau Federal Bureau of Investigation (FBI), China, Filipina, Jepang, Malaysia dan Perancis. Kehadiran mereka menjadi simbol komitmen kolaborasi keamanan global menghadapi ancaman lintas batas. JAR
Artikel ini tayang di Harian Rakyat Merdeka Cetak, Halaman 4, edisi Kamis, 27 November 2025 dengan judul "Kapolri Pimpin Renungan Ksatria Bhayangkara, Polri Harus Mengayomi, Melayani Dan Dipercaya"
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.