Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- BPK Hormati Proses Hukum KPK, Pegawai Terlibat Akan Disidang Etik
- Kejagung Ungkap Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Terima Suap Rp 4,3 Miliar
- Pramono Sediakan Ruang Nobar Piala Dunia, Asal Jangan Ganggu Jam Kerja
- KPK Sita Rp 200 Juta dan Mobil SUV dari Kasus Suap Audit BPK
- Nama Disebut di Sidang Bea Cukai, Ini Klarifikasi Raffi Ahmad
Terkait Kasus Suap Bupati Ponorogo, KPK Maraton Geledah Perusahaan Di Surabaya
Kamis, 27 November 2025 06:20 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) maraton menggeledah sejumlah tempat di Surabaya, Jawa Timur, sejak Selasa (25/11/2025) kemarin.
Penggeledahan ini terkait kasus dugaan suap dan gratifikasi di lingkungan Pemkab Ponorogo, yang menyeret Bupati Sugiri Sancoko (SUG) sebagai salah satu tersangka.
“Benar, terkait perkara Ponorogo,” ujar Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih, Jakarta Selatan, Rabu (26/11/2025) malam.
Baca juga : Maaf Yamal, Ini Malamnya Estevao
Dari penggeledahan tersebut, tim penyidik komisi antirasuah menyita sejumlah dokumen dan barang bukti elektronik. Temuan itu akan dianalisis oleh tim untuk mendukung penyidikan perkara ini. “Nanti kami update infonya,” imbuhnya.
Berdasarkan informasi, salah satu yang digeledah adalah kantor PT WS. Perusahaan tersebut diketahui merupakan pemenang tender atas pembangunan Monumen Reog dan Museum Peradaban (MRMP), megaproyek Pemkab Ponorogo.
Berdasarkan LPSE Kabupaten Ponorogo, nilai pagu atas megaproyek tersebut tertulis sebesar Rp 84 miliar dengan nilai HPS sebesar Rp 76,5 miliar.
Baca juga : World Tour Finals 2025, Pemain Indonesia Masuk Grup Neraka
KPK sendiri menyatakan tengah mendalami dugaan korupsi dalam proyek pembangunan Monumen Reog Ponorogo.
“Tim sedang melakukan pendalaman. (Kasus) baru,” ujar Budi saat dikonfirmasi melalui pesan tertulis, Rabu (12/11/2025).
Sebelumnya, KPK telah menyita sejumlah barang bukti dari rangkaian penggeledahan terkait perkara yang menjerat SUG. Di antaranya puluhan unit sepeda, mobil mewah, serta dokumen.
Baca juga : Ibu Hamil Meninggal Setelah Ditolak 4 RS, Prabowo Turun Tangan
“Berupa dokumen penganggaran maupun proyek,” ujar Budi dalam keterangannya, Sabtu (15/11/2025).
Barang bukti tersebut disita dari penggeledahan selama empat hari berturut-turut di Ponorogo sejak Selasa (11/11) hingga Jumat (14/11/2025).
Selanjutnya
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya