BREAKING NEWS
 

Kembangkan Geopark

Menteri PPN: RI Punya Kans Jadi Jawara Dunia

Reporter : KINTAN PANDU JATI
Editor : BAMBANG TRISMAWAN
Kamis, 4 Desember 2025 07:00 WIB
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy.

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy menilai, Indonesia memiliki peluang besar menjadi jawara geopark dunia. Dengan kekayaan geologi yang unik dan sederet situs yang siap didaftarkan ke UNESCO, Rachmat mendorong percepatan pengembangan geopark sebagai strategi nasional untuk pariwisata berkelanjutan dan ekonomi rakyat.

“Geopark harus dikembangkan sebagai laboratorium alam terbuka dan kolaborasi multi pihak yang lebih konkret antara Pemerintah, swasta, akademisi agar memberikan dampak yang lebih luas,” kata Rachmat dalam Indonesia’s Geopark Leader Forum bertajuk ‘Building Knowledge for Indonesia’s Geopark Development’ di Kantor Kementerian PPN/Bappenas, Jakarta, Rabu (3/12/2025).

Baca juga : Menko Polkam Bawa Salam Rindu Presiden

Dia mencontohkan, keberhasilan United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) Global Geopark Raja Ampat yang mampu menciptakan dampak ekonomi signifikan melalui kolaborasi masyarakat lokal. Untuk itu, Bappenas mendorong penguatan kelembagaan, tata kelola, pendanaan, hingga kualitas pariwisata geopark di daerah-daerah.

Rachmat menuturkan, untuk menuju Indonesia Emas 2045, geopark menjadi salah satu indikator dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2029. Saat ini, Indonesia memiliki 12 UNESCO Global Geopark (UGGP) dari total 241 UGGP di seluruh dunia. Posisi Indonesia setara dengan Italia, hanya berada di bawah China dengan jumlah 49 UGGP dan Spanyol 18 UGGP.

Baca juga : Bicara Strategi Kampanye 2029, Bahlil Minta Kader Golkar Melek Digital

Namun, jika seluruh taman bumi di Tanah Air terdaftar sebagai UGGP, maka geopark di Indonesia akan bisa paling banyak di dunia. Adapun, jumlah geopark yang telah direkomendasikan dan ditetapkan menjadi UGGP sebanyak 13 pada 2026, 15 pada 2027, 16 pada 2028 dan 17 pada 2029.

“Kalau saja geopark-geopark tropis yang kita punya didaftarkan semua, Indonesia bisa menjadi nomor satu dunia. Bahkan, masih banyak situs yang belum teridentifikasi berpotensi masuk daftar UNESCO Global Geopark,” ujarnya.

Baca juga : Dana Jumbo Dikucurkan Untuk Program Prioritas

Rachmat melihat, dengan posisi Indonesia yang merupakan bagian dari lempeng tektonik lempeng Eurasia, Indo-Australia dan Pasifik sehingga memiliki keragaman geologi sangat unik. Kondisi ini menjadikan Indonesia rawan terhadap gempa bumi, tsunami dan aktivitas vulkanik.

Adsense

“Namun, ini justru menjadikan kita tidak hanya punya mega biodiversity, tapi juga mempunyai potensi geopark yang belum tercatat,” jelasnya.
 Selanjutnya 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense