BREAKING NEWS
 

Menhut Beberkan Titik Banjir Di DAS Sumatera, Aceh Terbanyak

Reporter & Editor :
FIRSTY HESTYARINI
Kamis, 4 Desember 2025 16:46 WIB
Menhut Raja Juli Antoni dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025). (Foto: YouTube)

RM.id  Rakyat Merdeka - Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengungkap, kondisi geomorfologi daerah aliran sungai (DAS) memiliki kontribusi terhadap terjadinya bencana banjir di tiga provinsi Sumatera: Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar) pada akhir November 2025.

Mengacu data terbaru BNPB per 4 Desember 2025, bencana tersebut telah mengakibatkan 836 orang tewas, 509 hilang, dan 2.700 luka-luka. 

Saat ini di Aceh, terdapat sekitar 71 titik banjir di dalam 31 DAS dengan luas total 3.056.831 hektare di 15 kabupaten/kota.

Baca juga : Kayu Gelondongan Di Banjir Sumatera, KLH Akan Panggil 8 Perusahaan

"Kami telah melakukan analisis terhadap tutupan lahan di hulu DAS tersebut, dengan menggunakan citra satelit. Pada kurun waktu 2019-2024, terjadi perubahan tutupan lahan dari hutan menjadi non hutan seluas 21.746 hektare," jelas Raja Juli dalam Rapat Kerja dengan Komisi IV DPR di Komplek Parlemen Senayan, Jakarta, Kamis (4/12/2025).

Adsense

Perubahan tutupan hutan seluas 12.159 hektare (56,61 persen) di Aceh, terjadi di dalam kawasan hutan. Sebanyak 9.317 hektare (43,39 persen) sisanya, terjadi di luar kawasan hutan.

Pada 31 DAS yang terdampak banjir dan tanah longsor di Aceh, terdapat 217.301 hektare lahan kritis atau mencakup 7,1 persen.

Baca juga : Askrindo Syariah Salurkan Bantuan Korban Banjir Di Sumatera Barat

Di Sumut, terdapat 92 titik banjir di 13 DAS. Perubahan tutupan lahan di wilayah DAS tersebut mencapai 9.424 hektar dengan dominasi area penggunaan lain. Lahan kritis di wilayah ini mencapai 207.000 hektare atau mencakup 14,7 persen.

Di Sumbar, terdata 56 titik banjir di 13 DAS. Perubahan lahan dari hutan menjadi non hutan mencapai 1.821 hektare, mayoritas berada di kawasan hutan. Luas lahan kritis di wilayah ini mencapai 39.816 hektar atau 7 persen dari total area terdampak.

 

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense