Dark/Light Mode
BREAKINGNEWS
- STY Nilai Persija Sudah 80 Persen Jelang Super League 2026/2027
- Beckham Putra Siap Bawa Persib Lolos ke ACL Two
- Runner Up, Timnas Putri U-16 Punya Masa Depan Cerah
- Atasi Karhutla Riau, Prabowo Minta Bangun 306 Sumur Bor Di Dekat Hotspot
- Calon Bos OJK Sarjito Beberkan Tantangan Bursa Mineral RI Agar Dipercaya Dunia
BNPB: Total Korban Meninggal Banjir Sumatera 770, Korban Hilang 463
Rabu, 3 Desember 2025 19:17 WIB
RM.id Rakyat Merdeka - Kepala Pusat Data dan Informasi Badan Nasional Penanggulangan Bencana (Pusdatin BNPB) Abdul Muhari melaporkan, korban meninggal dunia akibat banjir dan tanah longsor di Aceh mencapai 277 jiwa, sebanyak 193 dinyatakan hilang. Di Sumatera Utara (Sumut), korban meninggal telah menyentuh angka 299, dan yang masih dalam pencarian berjumlah 159 orang. Di Sumatera Barat (Sumbar), korban meninggal tercatat 194 jiwa, dan korban hilang ada 111 orang.
Total kabupaten terdampak berjumlah 50, sementara total warga terdampak mencapai 3,2 juta jiwa. Sebanyak 2.600 orang di antaranya mengalami luka-luka.
Baca juga : Jaga Kesehatan Pengungsi Bencana Sumatera
"Jadi, secara total, korban meninggal yang sudah terkonfirmasi dan tervalidasi berjumlah 770. Korban hilang yang masih dalam pencarian berjumlah 463," kata Muhari dalam Konferensi Pers Update Penanganan Bencana Banjir Longsor Di Aceh, Sumut, dan Sumbar yang ditayangkan melalui kanal YouTube resmi BNPB, Rabu (3/12/2025).
Dalam dashboard-nya, BNPB juga melaporkan total rumah yang mengalami rusak berat berjumlah 3.300, rusak sedang 2.100, dan rusak ringan 4.900. Sedangkan jumlah pengungsi mencapai 746.200 jiwa.
Baca juga : Pimpin Rapat Dengan Opsel, Menkomdigi: Sinyal Di Sumatera Pulih 90 Persen
Sementara fasilitas umum yang paling terdampak adalah jembatan (45,48 persen), fasilitas pendidikan (32,92 persen), fasilitas peribadatan (20,21 persen), dan fasilitas kesehatan (1,38 persen).
Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News
Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Tags :
Berita Lainnya