BREAKING NEWS
 

Teken Perjanjian Kerja Sama

Kemenhaj-Garuda Amankan Armada Haji Hingga 2028

Reporter & Editor :
MUHAMMAD RUSMADI
Rabu, 17 Desember 2025 14:24 WIB
Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) Penyelenggaraan Transportasi Udara Jemaah Haji Reguler dan Petugas Kloter Tahun 1447H/2026M hingga 1449H/2028M bersama PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk di Gedung Kemenhaj, Jakarta. [Foto: Dok]

 Sebelumnya 
Irfan juga menekankan pentingnya kepastian slot time sesuai Rencana Perjalanan Haji, ketepatan jadwal penerbangan, kesiapan armada yang cukup dan sehat, ketersediaan pesawat cadangan (stand by back up), serta mitigasi yang cepat dan tepat, bila terjadi irregularity flight.

Selain itu, komunikasi dan koordinasi yang kuat dengan Otoritas Penerbangan Sipil Arab Saudi (General Authority of Civil Aviation/GACA), juga menjadi perhatian utama.

Irfan menegaskan, seluruh rambu yang telah disepakati dalam PKS harus dipatuhi dan dijalankan dengan komitmen tinggi dan konsisten.

Baca juga : Teken Nota Kesepahaman, KemenPPPA Gandeng KPU Perkuat Peran Perempuan

“Sekecil apa pun kekurangan dalam operasional penerbangan haji, akan berdampak luas, karena seluruh mata masyarakat tertuju pada penyelenggaraan ibadah haji. Hal ini akan sangat mempengaruhi kredibilitas Pemerintah sebagai penyelenggara ibadah haji,” tambahnya.

[Foto: Dok]

Sementara itu, Direktur Utama Garuda Indonesia Glenny Kairupan menyampaikan, PKS periode 1447–1449 Hijriah menegaskan perjalanan ibadah haji sebagai mandat strategis negara yang harus dijalankan secara konsisten, terukur, dan penuh tanggung jawab.

“Kerja sama ini bukan sekadar kontrak operasional, melainkan instrumen kebijakan strategis negara untuk menjamin keberlanjutan layanan haji yang aman, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan umat,” ujar Glenny.

Baca juga : Putin Tawarkan Kerja Sama Pertahanan Hingga Pertanian Ke Prabowo

Ia menjelaskan, pada musim haji 2026 Garuda Indonesia direncanakan melayani lebih dari 102 ribu jemaah haji reguler melalui 275 kelompok terbang dari 10 bandara embarkasi, dengan dukungan 15 armada pesawat berbadan lebar (wide-body). Hal ini menjadi wujud kepercayaan pemerintah kepada Garuda Indonesia sebagai national flag carrier dalam menjalankan mandat strategis negara.

“Dengan niat yang baik, ikhtiar yang sungguh-sungguh, serta semangat kolaborasi, semoga penandatanganan hari ini menjadi langkah awal yang konstruktif dan penuh keberkahan dalam menyukseskan layanan ibadah haji tahun 2026 mendatang,” tutup Glenny.

Menutup kegiatan, Menteri Haji dan Umrah RI kembali menyampaikan apresiasi kepada PT Garuda Indonesia dan seluruh pihak yang terlibat, seraya berharap kerja sama ini menjadi bagian penting dari kesuksesan penyelenggaraan ibadah haji Indonesia Tahun 1447H/2026M dan tahun-tahun berikutnya. (*)

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense