BREAKING NEWS
 

Gaet 43 Bank, BP Tapera Targetkan 285 Ribu Rumah Subsidi Di Tahun Depan

Reporter : FAQIH MUBAROK
Editor : MUHAMAD FIKY
Rabu, 24 Desember 2025 14:13 WIB
Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho melakukan penandatangan Perjanjian Kerja Sama dengan 43 Bank Penyalur KPR Sejahtera FLPP bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) tahun 2026 di Kantor BP Tapera, Jakarta Selasa (23/12/2025). Foto: BP Tapera

RM.id  Rakyat Merdeka - Penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR) Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus ditingkatkan sebagai wujud nyata kehadiran negara dalam membantu Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) memiliki hunian layak, nyaman dan terjangkau.

Untuk itu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menambah 4 bank penyalur dari 39 bank menjadi 43 bank dan tujuh asosiasi pengembang perumahan dalam penyaluran KPR Sejahtera FLPP tahun 2026.

Bank penyalur tersebut terdiri dari lima bank Himbara, lima bank swasta serta 33 Bank Pembangunan Daerah (BPD). Kesepakatan itu dituangkan dalam penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) yang digelar di Kantor BP Tapera, Menara Mandiri II, Jakarta Selatan, Selasa (23/12/2025).

Komisioner BP Tapera, Heru Pudyo Nugroho dalam sambutannya menyampaikan, target penyaluran FLPP tahun 2026 mencapai 285 ribu unit dengan kebutuhan dana sebesar Rp 37,1 triliun. Dana tersebut berasal dari anggaran DIPA Rp 25,1 triliun, pengembalian pokok Rp 10,4 triliun, serta saldo awal 2026 sebesar Rp 1,6 triliun.

Baca juga : Bantu Pengungsi, Ara: Yayasan Buddha Tzu Chi Siapkan 2 Ribu Rumah di Sumatera

"Sesuai Nota Keuangan 2026, Pemerintah juga menyiapkan pencadangan pembiayaan investasi untuk mengantisipasi penambahan target hingga 350 ribu unit rumah," ujar Heru.

Selain itu, Ia mengapresiasi kinerja seluruh bank penyalur sepanjang 2025 yang mencatatkan realisasi tertinggi sepanjang sejarah program FLPP. "Kami berharap kinerja ini terus meningkat sehingga semakin banyak MBR yang terbantu memiliki hunian," katanya.

Hingga 22 Desember 2025, penyaluran FLPP mencapai 270.985 unit rumah dengan nilai Rp 33,66 triliun. Penyaluran tersebut melibatkan 39 bank penyalur, 8.058 pengembang, serta 13.118 kawasan perumahan yang tersebar di 33 Provinsi dan 401 Kabupaten/Kota.

Adsense

Dalam data BP Tapera, BTN tercatat sebagai bank penyalur FLPP terbesar dengan realisasi 128.608 unit rumah. Disusul BTN Syariah sebanyak 59.463 unit, BRI 31.645 unit, BNI 14.179 unit, Mandiri 10.591 unit, BSI 4.062 unit, BPD Jawa Barat dan Banten 3.915 unit, BPD BJB Syariah 2.660 unit, BPD Sumsel Babel 2.430 unit, serta BPD Sumsel Babel Syariah 1.695 unit.

Baca juga : Rumah Sakit Di Lokasi Bencana Mulai Aktif

"Saya harap capaian ini bisa dipertahankan dan ditingkatkan agar target FLPP 2026 dapat tercapai," tegas Heru.

Dalam kesempatan itu, Heru juga mengungkapkan adanya peningkatan alokasi FLPP bagi pekerja nonformal. Jika pada 2025 porsi non-formal sebesar 10 persen, maka pada 2026 ditingkatkan menjadi 15 persen untuk setiap bank penyalur.

"Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses pembiayaan perumahan bagi pekerja nonformal dan semakin merata di seluruh Indonesia," ujarnya.

Tujuh Asosiasi Perumahan

Baca juga : Atlet Kickboxing Andi Jerni Targetkan Emas Di SEA Games Thailand 2025

Selain bank penyalur, BP Tapera turut menggandeng tujuh asosiasi pengembang perumahan untuk pembangunan rumah layak huni bagi MBR pada 2026. Yaitu asosiasi dengan kontribusi pembangunan tertinggi, yakni REI, APERSI, HIMPERRA, APERNAS, ASPRUMNAS, PI dan Appernas Jaya.

Kerja sama meliputi pemanfaatan data supply dan demand, pengelolaan aplikasi, pembangunan rumah layak huni, serta pembinaan dan pengendalian kualitas rumah siap huni.

“Hingga 2025, penyaluran FLPP didukung 22 asosiasi pengembang di seluruh Indonesia. Kami berharap dukungan ini terus berlanjut dengan tetap menjaga kualitas rumah yang layak huni,” pungkas Heru.

Update berita dan artikel RM.ID menarik lainnya di Google News

Dapatkan juga update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari RM.id. Mari bergabung di Grup Telegram "Rakyat Merdeka News Update", caranya klik link https://t.me/officialrakyatmerdeka kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Tags :

Berita Lainnya
 

TERPOPULER

Adsense